Lazuardi GIS Berbagi di Charity Day

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
EDUKASI: Siswa-siswi Lazuardi GIS Cinere ikut membantu dalam kegiatan Charity Day yang dilaksanakan di sekolah yang beralamat di Jalan Garuda Ujung, Kelurahan/Kecamatan Limo.

DEPOK – Berbagi kepada sesama memang sudah sepatutnya dilakukan oleh setiap manusia, terlebih sekarang pada bulan Ramadan yang dikenal dengan bulan penuh berkah.

Kemarin, bertempat di halaman sekolah, Lazuardi GIS Cinere memberikan rasa pedulinya kepada warga setempat melalui kegiatan Charity Day.

Penanggung Jawab Charity Day, Esti Purwati mengatakan, Charity Day adalah program rutin tahunan dari Lazuardi GIS Cinere yang dulunya bernama Hari Kesetiakawanan Nasional. Maksudnya, hari dimana Lazuardi untuk beramal kepada warga sekitar.

“Ada dua kategori dalam acara ini, yang pertama penjualan sembako murah dan barang bekas yang masih layak pakai dengan harga yang sangat murah juga kisaran 2ribu hingga 10ribu,” kata Esti kepada Radar Depok.

Charity Day tahun ini Lazuardi GIS Cinere menyiapkan 1.020 sembako dan ratusan barang bekas yang terdiri dari pakaian, sepatu, alat tulis, hingga barang pecah belah seperti piring dan gelas. Sebanyak ratusan warga dari 12 RT di sekitar sekolah mengunjungi bazar tersebut.

“Semua barang-barang ini adalah hasil sumbangan dari orangtua murid, siswa, dan guru-guru. Siswa mengumpulkan uang 100ribu yang kemudian dibelikan oleh guru sembako dengan harga yang sama, lalu dijual ke warga dengan harga 50ribu,” jelas Esti.

Bukan hanya dijual dengan harga murah, Lazuardi GIS menyiapkan 120 sembako secara gratis untuk warga yang berstatus kaum dhuafa. Sebelum hari H kegiatan, pihak sekolah dibantu dengan ketua RT sekitar untuk mendata warganya terlebih dahulu.

Di lokasi yang sama, Kepala SMP Lazuardi GIS Cinere, Yun Kusumawati menanggapi kegiatan yang dilakukan pihak sekolahnya sangat bermanfaat, karena langsung dirasakan oleh warga sekitar Lazuardi.

“Melalui kegiatan ini kami membuka diri untuk langsung berinteraksi dengan warga, dan ini juga salah satu bukti kalau sekolah bukan hanya mau menyejahterakan siswa dan guru tapi juga lingkungan sekitar,” kata Yun. (san)

You may also read!

Mobil Guru Ngaji Ditembak OTK

DEPOK – Mobil avanza hitam bernopol B 1394 ERA yang ditumpangi guru ngaji, Rokoyah ditembak orang tidak dikenal (OTK)

Read More...

Atasi Banjir dan Macet

DEPOK – Banjir dan jalan rusak menjadi salah satu persoalan yang harus dihadapi oleh kota yang sedang berkembang seperti

Read More...

22 CPNS Tidak MCU di Depok

DEPOK–Rangkaian Tes Kesehatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Depok, resmi selesai kemarin. Dari 237 CPNS yang lolos tes

Read More...

Mobile Sliding Menu