Ketua KONI Kota Depok: Sebentar Lagi Dana Hibah Cair

In Depok Sport
FOTO: Amri Yusra, Ketua KONI Kota Depok

DEPOK – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Depok, Amri Yusra mengaku optimis dana hibah KONI Tahun Anggaran 2018 yang tersendat, akan dapat dicairkan dalam waktu satu sampai dua hari kedepan.

“Menurut informasi, Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah di tandatangani Walikota. Berarti, tinggal pencairannya dari Badan Kepegawaian Daerah,” ungkap Amri kepada Radar Depok, kemarin (15/5).

Amri mengakui, lamanya proses pencairan dana tersebut, salah satu alasannya, akibat kesalahan yang sempat dilakukan pihak KONI dalam proses pengajuan pencairan dana pada Maret 2018, sehingga proses pengajuan mesti diulang. Kendati demikian, dia tidak menyangka kesalahan tersebut dapat menunda pencairan dana selama ini.

“Memang proses birokrasi tidak bisa dipaksakan. Mudah-mudahan proses birokrasi tidak sampai menghambat pencairan dana ini lebih lama lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, dana KONI tahun 2019 mengalami penundaan pencairan dan berdampak pada tergganggunya aktifitas opersional sejumlah Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang berada dibawah naungan KONI.

Menanggapi hal ini, Amri berharap, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok yang menjadi leading sector KONI bisa bertindak dan membantu sepenuh hati dalam memproses pencairan dana hibah tersebut. Karena, kata Amri, dana ini bukan untuk KONI sendiri, melainkan untuk dana operasional dan pembinaan atlet di semua cabor.

“Pemerintah hendaknya memamhami betul urgensi dari anggaran ini. Dana ini untuk membantu sarana dan prasarana latihan atlet. Biar mereka tenang dan bersemangat. Kalau mereka berhasil, yang harum kan nama Kota Depok juga,” imbuhnya.

Amri menambahkan, masalah ketersediaan dana ini tidak hanya dirasakan oleh Pengcab. Ia mengaku, KONI terpaksa menghilangkan sejumlah program kerjanya, seperti character building dan kajian gizi demi mendukung program wajib pengcab dalam menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018.

“Agar Training Centre (TC) di masing-masing cabor bisa berjalan, maka ada beberapa program KONI yang dihapuskan, karena dananya untuk membantu cabor,” kata Amri.

Ia pun berharap setiap cabor tetap berusaha sebaik mungkin untuk meraih prestasi di Porda mendatang. Mudah-mudahan, kata Amri,  persoalan dana ini tidak akan melemahkan tekad para atlet dalam memajukan cabor-cabor yang ada di Kota Depok.

“Mohon atlet dan pengcab bersabar dan berhemat dengan anggaran yang ada sekarang. Mudah-mudahan begitu cair, dananya bisa bermanfaat untuk atlet dan dibelanjakan untuk hal-hal yang memang diperlukan,” tutup Amri.(mg2)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu