Kang Hasan : Abaikan Hasil Survei

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
JUMPA PERS : Pasangan Hasanah saat menggelar jumpa pers di Hotel Bumi Wiyata Depok, sebelum Debat Publik Kedua di Balairung UI, Depok.

DEPOK – Pasangan nomor urut 2 masih menjadi yang terendah dalam hasil survei, karenannya, Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, TB Hasanuddin meminta pendukungnya untuk tidak terlalu terpaku pada hasil survei tak jelas sehingga kemenangan pada Pilgub Jabar 2018 bakal terwujud. Bahkan, ia mengaku optimis melihat animo masyarakat yang hadir saat kampanye di beberapa kabupaten/kota.

“Tidak usah melihat hasil survei bayaran, abal-abal. Kita lihat hasil di lapangan saja. Seperti apa sambutan masyarakat ke setiap pasangan, saya optimis jelas,” kata pasangan Anton Charliyan tersebut.

Ia mengaku optimis kansnya untuk meraih kemenangan dalam Pilkada Jabar terbuka lebar. “Saya kira ini respon yang luar biasa, dukungan ini secara otomatis disampaikan pada pasangan saya dan Pak Anton. Dan pemandangan seperti ini hampir di seluruh daerah, Pilgub Jabar bisa kira raih kesuksesan,” ujarnya.

Cagub dari pasangan nomor urut 2 ini mengungkapkan, ada tiga lembaga survei yang menawarkan agar hasil survei dapat dimenangkan pasangan Hasanah.

“Hasil kan bisa dimanipulasi, pertama randomnya diabaikan, responden dan zonasi di lumbung suara tertentu, bisa saja saya jadi nomor 1. Juga bisa terbuka dan tertutup respondennya. Itu bisa diarahkan ke sana. Apalagi, yang disurvei per wilayah sudah tidak jelas hasilnya,” kata kang Hasan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkecimpung sejak Pilkada 2008. saat itu, ada nama-nama besar seperti Agum Gumelar, Dede Yusuf dan lainnya berada di posisi teratas dalam hasil survei. Namun, saat pemilihan kalah juga.

“Kejungkel juga kan. Jadi kami tidak terlalu memikirkan hasil survei. Yang terpenting bagaimana meraih simpati masyarakat dan mengajak mereka untuk mencoblos pasangan nomor urut 2 di TPS,” ucap kang Hasan. (cky)

You may also read!

Suami di Depok Cekik Istri Hingga Tewas

DEPOK – Yerimia terbilang sadis terhadap istrinya Risma Sitinjak. Pria berusia 28 tahun itu mencekik Risma hingga tewas, di

Read More...

Luas Tanah Pasar Kemirimuka Depok SK Gubernur dan SHGB Beda

DEPOK – Ada fakta baru yang disajikan dalam pembacaan replik di sidang gugatan Derden Verzet, di Pengadilan Negeri (PN)

Read More...

Hewan Kurban Sehat Diberi Tanda Pin

DEPOK – Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Depok memeriksa hewan kurban di

Read More...

Mobile Sliding Menu