Geng Motor Depok Divonis 8 Tahun Kurungan

In Metropolis

DEPOK – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, yang dipimpin Oki Basuki Rachmat dengan anggota Darmo Wibowo Mohamad dan Yuanne Marietta RM. Menjatuhkan putusan terhadap delapan terdakwa geng motor berupa pidana penjara masing-masing selama delapan tahun.

Dalam pembacaan amar putusan disebutkan, para terdakwa terbukti bersalah melanggar ketentuan hukum dalam Pasal 365 Ayat (1) KUHPidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Kesatu JPU.

Majelis Hakim menyatakan, sependapat dengan Jaksa Pendapat Umum (JPU). Terdakwa I Muhtyas Prasetya alias Bogel (18), Terdakwa II Ahmad Baqir (18), Terdakwa III Alpin Pratama alias Caong (20), Terdakwa IV Habibi Albar alias Bibi (18), Terdakwa V Renaldi Alvares alias Kribi (18), Terdakwa VI Dhimas Cahyo Pandita Hadiawan alias Karto (18), Terdakwa VII Aldi Wijaya alias Dendi (18) dan Terdakwa VIII Adithya Achmad Bachtiarsya (18) telah terbukti bersalah tanpa hak dan melawan hukum. Ini dibuktikan telah melakukan perbuatan dengan mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan, atau ancaman kekerasan terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan, atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan.

Sebelum menjatuhkan putusan, Majelis Hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan. Perbuatan para terdakwa meresahkan masyarakat, perbuatan para terdakwa menjadi sorotan publik dan menyebabkan kerugian terhadap Saksi Korban Candra sebesar Rp14 Juta. Hal-hal yang meringankan, para terdakwa bersikap sopan, berkata jujur, mengaku terus terang, tidak berbelit-belit dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Para terdakwa telah terbukti bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Kesatu JPU. Menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa oleh karena itu masing-masing berupa pidana penjara selama delapan tahun,” tegas Oki.

Aksi tersebut dilakukan para terdakwa dengan cara konvoi menumpang sepeda motor sebanyak 20 orang saling berboncengan melintasi Jalan Raya Bogor, sambil membawa senjata tajam celurit dan parang.

Sesampainya di depan Toko Frinando, Jalan Sentosa Raya Nomor 17 RT4/RW11 Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, para terdakwa bersama rekan-rekannya masuk ke dalam Toko dan mengambil 120 potong celana panjang Levis, celana pendek 11 potong, jacket lima potong dan kaos 12 potong. Atas kejadian itu Saksi Korban Candra, Pemilik Toko Frinando, menderita kerugian yang ditaksir sebesar Rp14 Juta.(rub)

You may also read!

150 Pelajar Diare Massal, Dinkes Depok: Tunggu Hasil Lab 14 Hari

DEPOK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, tengah dirundung musibah. Sejak Rabu (10/10) hingga kemarin, sekolah di

Read More...

Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA)

Read More...

Kajian Ganjil-Genap Depok Lelet

DEPOK – Gaung penerapan sistem ganjil-genap di Jalan Margonda Raya, saat weekend sabtu dan minggu sepertinya hanya angan-angan saja.

Read More...

Mobile Sliding Menu