8 Jam 35.000 Pelanggan PDAM Kota Depok, Kekeringan

In Metropolis
IST FOR RADARDEPOK
MELEDAK: Petugas sedang memperbaiki Travo Intake milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok, yang menyebabkan 35.000 pelanggan PDAM kekeringan.

DEPOK – Kurang lebih delapan jam, air PDAM Tirta Asasta Kota Depok tidak mengaliri air ke ribuan pelanggan dibeberpa kecamatan, kemarin. Kuat dugaan pasokan air berhenti, akibat travo milik PDAM Tirta Asasta Depok meledak.

Supervisor, Komunikasi dan Layanan pelanggan PDAM Tirta Asasta, Dita menjelaskan, Travo PLN tersebut biasa digunakan untuk pengolahan air baku PDAM. “Travonya meledak di bagian Intake belakang sekitar pukul 07:00 WIB,” terang Dita, kepada Harian Radar Depok Kamis (17/5).

Menurutnya, perlu memakan waktu lama untuk memperbaiki travo tersebut, mengingat PDAM tidak memiliki teknisi yang stand by menjaga travo. “Teknisinya dari PLN, memang agak lama datangnya,” kata Dita.

Akibat kejadian ini, kata dia, sekitar 35.000 pelanggan PDAM kesulitan air. Saat ini total pelanggan PDAM Tirta Asasta ada sekitar 55.000 pelanggan, dan hampir setengahnya tidak mendapatkan pasokan air bersih. “Hampir setengahnya mati, seperti di kecamatan Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Cimanggis,” beber Dita.

Hingga pukul 14.59 WIB kemarin, air belum juga menyala. Perbaikan Travo yang meledak milik PDAM, masih terus dilakukan oleh pihak PDAM dan PLN yang berlokasi di bagian Intake, sekitar kurang lebih 400 meter dari Kantor Tirta Asasta Kota Depok.

Mengantisipasinya, PDAM Tirta Asasta menurunkan tiga mobil tangki, dengan kapasitas 4.000 liter beberapa wilayah yang terdampak. Terdapat dua mobil tangki di khususkan ke Depok Timur, dan satu tangki lagi di Jatijajar.

Selain itu, pihak PDAM Kota Depok juga memfungsikan genset yang dapat memompa air, namun efeknya hanya dapat dirasakan segelintir warga di Kecamatan Tapos, Cilodong, dan Cimanggis. Pasalnya, Selain tidak merata, warga di tiga Kecamatan itu hanya mendapat pasokan air bersih yang sedikit. Akibat Travo yang meledak PDAM mengalami kerugian Rp4,5 juta perjam.

Sementara itu, Setyo Budiono, sebagai Humas PLN Area Depok menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih berusaha memperbaiki Travo milik PDAM yang meledak. “Sekarang sudah hampir finishing kurang lebih 80 persen, mudah mudahan bisa cepet selesai. Kalau selesainya berapa jam, saya gak bisa jawab karena ini memang membutuhkan waktu,” paparnya.

Sementara Yossa, warga Kecamatan Sukmajaya menyayangkan ketidak siapan PDAM Tirta Asasta. Karena menurutnya itu tidak perlu terjadi jika PDAM merawat peralatannya. “Perawatannya seperti apa, kok bisa meledak,” kata Yossa.

Terpisah, pelanggan PDAM lainnya, Rio Chandara mengaku, sejak sebelum azan subuh air sudah mati. Kemudian berlanjut sampai sore tadi (kemarin) baru menyala dan bisa digunakan. “Berentung sebelum subuh tadi saya sudah mandi. Kejadian seperti ini sebaiknya jangan terulang,” terang pria yang tinggal di Jalan Giring-giring Kecamatan Sukamjaya ini.(rub)

You may also read!

Wakil Walikota Depok Rayakan HUT Republik Indonesia ke-73 di Tanah Suci

DEPOK –  Ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) bagi Pradi Supriatna. Biasanya saat merayakan HUT

Read More...

Pelaku Penculikan Bayi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara

DEPOK – Jumiyanti pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo, di Jalan Flamboyan RT6/2, Sukmajaya, Jumat (27/4) lalu, seperti bakal

Read More...

Sumbang Lombok-Beri Penghargaan di HUT RI

DEPOK – Sang saka Merah Putih berkibar lapang di Balaikota, saat perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI), Jumat (17/8).

Read More...

Mobile Sliding Menu