2.178 Guru Honorer Dapat Pembinaan dari Disdik Kota Depok

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
Guru tetap non-PNS atau honorer Kecamatan Sukmajaya mendapat pembinaan dari Kabid TPK, Liza Nova, kemarin (18/5) di Gedung Dibaleka Lantai 10.

DEPOK – Memberikan porsi yang cukup tentang kemampuan dan pengetahuan kepada guru yang berstatus Aparatur Sipil Negera (ASN) dengan tenaga honorer, terhitung sejak Senin (14/5) sampai hari ini (19/5), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok memulai program Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan (TPK) honorer di 11 kecamatan se-Kota Depok.

Kepala Bidang (Kabid) TPK Disdik Kota Depok, Lizanova mengatakan, kegiatan yang dilakukan secara bertahap tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan seputar dunia kependidikan atau metode pembelajaran yang digunakan selama di kelas untuk tenaga honorer.

“Walaupun honorer, tapi mereka harus tahu semua yang dipelajari atau diikuti oleh guru berstatus ASN, maka kita bina semuanya untuk mereka,” kata Liza kepada Radar Depok.

Bertempat di Gedung Dibaleka Lantai 10, sebanyak 2.178 guru jenjang SDN dan 414 di jenjang SMPN. Semua itu dilakukan secara bergantian, dimana setiap satu hari dua Kecamatan mendapat pembinaan.

“Jadi bukan hanya guru honorer saja, kita juga melakukan pembinaan kepada operator, tenaga administrasi, dan penjaga sekolah, yang penting statusnya masih honorer,” katanya.

Lizanova menjelaskan, materi yang diberikan seputar Kurikulum 2013 (kurtilas), penguatan karakter, hak dan kewajiban sebagai guru tetap non-Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pengayaan tentang Undang-Undang Guru. Dengan demikian, para TPK ini memiliki pemahaman yang menyeluruh.

“Pematerinya sendiri dari Bidang Pendidikan Dasar, TPK, dan Pengawas SD/SMP,” jelasnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Ketua Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kota Depok, M. Nur Rambey menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh Disdik Kota Depok tersebut. Menurutnya, ini adalah kali pertama tenaga honorer dipandang setara dengan guru ASN.

“Acara seperti ini kita (honorer, red) berharap berkelanjutan, supaya guru honorer tidak dianggap sebelah mata. Dan tentunya saya berterima kasih sekali kepada Pemkot Depok melalui Disdik sudah mau merangkul dan mengakui kami sebagai tenaga pendidik,” katanya. (san)

You may also read!

Suami di Depok Cekik Istri Hingga Tewas

DEPOK – Yerimia terbilang sadis terhadap istrinya Risma Sitinjak. Pria berusia 28 tahun itu mencekik Risma hingga tewas, di

Read More...

Luas Tanah Pasar Kemirimuka Depok SK Gubernur dan SHGB Beda

DEPOK – Ada fakta baru yang disajikan dalam pembacaan replik di sidang gugatan Derden Verzet, di Pengadilan Negeri (PN)

Read More...

Hewan Kurban Sehat Diberi Tanda Pin

DEPOK – Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Depok memeriksa hewan kurban di

Read More...

Mobile Sliding Menu