Wakil Walikota Depok: Komisariat Wilayah III Apeksi Bahas Isu Strategis

In Politika
IST FOR RADARDEPOK
AKRAB: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (kanan) duduk mendampingi Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, disela Rapat Kerja Komisariat Wilayah III Apeksi 2018, di Hotel Amarta Room Yogyakarta, kemarin.

YOGYAKARTA   Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar rapat kerja Komisariat Wilayah III Apeksi 2018 di Hotel Amarta Room Yogyakarta, Kamis (19/4). Mereka membahas terkait isu strategiS yang muncul, baik di nasional maupun regional.

Rapat kerja diikuti oleh 25 Walikota, termasuk dari Kota Depok yang mengirimkan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna sebagai delegasi. Kegiatan ini diketuai oleh Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

“Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang suda diamanatkan dalam AD/ART Apeksi, dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun,” kata Pradi saat dihubungi Radar Depok, tadi malam.

Forum ini, lanjut Pradi, dapat manfaatkan untuk membahas berbagai isu nasional dan regional yang diperkirakan dapatt mengganggu jalannya pemerintahan dan akhirnya berimbas pada pelayanan masyarakat.

Di forum tersebut isu strategis yang muncul antara lain, pertama terkait sembilan agenda prioritas pembangunan, kemudian kedua ketersediaan infrastruktur dan keterbatasan daerah dalam membiayai pembangunan.

“Selanjutkan terkait kerentanan wilayah dan resiko bencana dan empat tumpang tindih peraturan perundang-undangan dan lainnya,” tutur Pradi.

Ia menerangkan, dari empat isu strategis tersebut berbagai tantangan di hadapi pemerintah kabupaten/kota, seperti kesenjangan antar wilayah, belum lengkapnya atruan pelaksanaan dari UU nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,  pemenuhan standar pelayanan perkotaan dan pengembangan kota-kota berkelanjutan.

“Kami berharap melaui rakorwil ini para anggota dapat bekerjasama antar kota, bahkan antar kabupaten kota di segala bidang tentunya disesuaikan dengan segala kondisi dan situasi di daerahnya,” paparnya.

Saat ini, sambung Pradi,  masalah perkotaan yang juga masih harus Kota Depok perjuangkan adalah masalah perubaha iklim, penyediaan air bersih, bencana alam, kemacetan lalulintas, transportasi masyarakat, pedagang kaki lima dan lainnya.

“Semoga hasil rakorwil ini bisa menjadi sarana referensi untuk didorong pada Rakernas Apeksi yang akan diselenggarakan di Kota Tarakan 24 sampai 27 juli 2018,” ucap Pradi. (cky)

You may also read!

Polisi Usut Begal Payudara di Depok

DEPOK – Mahasiswi berinisial SN, melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya ke Polresta Depok pukul 14:00 WIB, Selasa (17/7). 

Read More...

KMT Seri 1001 Basi 21 Juli

DEPOK – Para pencinta Kereta Rel Listrik (KRL), mesti tahun yang terbaru soal Kartu Multi Trip (KMT). Kemarin, PT

Read More...

Bovenlicht Rumah Cimanggis Depok Diserahkan

DEPOK – Komunitas Sejarah Depok (KSD) menyerahkan temuan angin-angin atau Bovenlicht, yang sempat dicuri dari Rumah Cimanggis kepada Balai

Read More...

Mobile Sliding Menu