Margonda Depok Berbayar Memindahkan Kemacetan

In Metropolis
FOTO: Hendrik Tangke Allo
Ketua DPRD Kota Depok

DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, sampai saat‎ ini belum mendapat informasi resmi soal wacana jalan berbayar yang dilontarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat  (Jabar).

Menurutnya, program itu bukan ide yang ngawur. Hanya saja harus diperhatikan dulu kesiapannya. “Itu boleh saja dan rencana bagus, tapi harus dipikirkan solusi lainnya bagaimana,” kata Hendrik kepada Harian Radar Depok.‎

‎Kata dia, penerapan Jalan Margonda berbayar ini harus disiapkan adalah soal alternatif jalan lain untuk pengguna non berbayar. Dan jika jalur Jalan Margonda dibuat pemisahan antara berbayar dan non bayar maka akan sangat mustahil. “Sudah ada jalur alternatifnya belum? Lalu bagaimana soal kajiannya?,” tanya Hendrik.

Dia menuturkan, ERP di Margonda hanya akan membuat kemacetan baru di titik lain. Karena pengendara lain akan mencari alternatif jalan yang tidak berbayar. “Ini hanya memindahkan kemacetan saja. Margonda bisa jadi tidak macet, tapi kemacetan bisa jadi ada di titik lain,” ungkapnya.(irw)

You may also read!

Gerai Salon Cantik Hadir di Depok, Harga Promo Creambath Rp49 Ribu

DEPOK – Gerai Salon Cantik Depok yang beralamat di Jalan Margonda Raya, Kemirimuka  (Seberang Hotel Bumi Wiyata) Depok, hadir

Read More...

Harkopnas ke-71, Reformasi Koperasi

DEPOK – Guna meningkatkan kualitas, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen untuk membantu melakukan reformasi total terhadap koperasi yang ada di

Read More...

Syafana Depok Rambah Penjualan Online

DEPOK – Syafana Fashion and Craft, anggota dari Usaha Kecil Menengah Pertanian (UKMP) Kota Depok kian mengembangkan sayapnya. Tak

Read More...

Mobile Sliding Menu