Margonda Depok Berbayar Memindahkan Kemacetan

In Metropolis
FOTO: Hendrik Tangke Allo
Ketua DPRD Kota Depok

DEPOK – Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, sampai saat‎ ini belum mendapat informasi resmi soal wacana jalan berbayar yang dilontarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat  (Jabar).

Menurutnya, program itu bukan ide yang ngawur. Hanya saja harus diperhatikan dulu kesiapannya. “Itu boleh saja dan rencana bagus, tapi harus dipikirkan solusi lainnya bagaimana,” kata Hendrik kepada Harian Radar Depok.‎

‎Kata dia, penerapan Jalan Margonda berbayar ini harus disiapkan adalah soal alternatif jalan lain untuk pengguna non berbayar. Dan jika jalur Jalan Margonda dibuat pemisahan antara berbayar dan non bayar maka akan sangat mustahil. “Sudah ada jalur alternatifnya belum? Lalu bagaimana soal kajiannya?,” tanya Hendrik.

Dia menuturkan, ERP di Margonda hanya akan membuat kemacetan baru di titik lain. Karena pengendara lain akan mencari alternatif jalan yang tidak berbayar. “Ini hanya memindahkan kemacetan saja. Margonda bisa jadi tidak macet, tapi kemacetan bisa jadi ada di titik lain,” ungkapnya.(irw)

You may also read!

157 Mahasiswa STAI Al Qudwah Angkatan XVII Diwisuda, Cetak Generasi Visioner

DEPOK – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Qudwah Depok mengadakan upacara wisuda pada Rabu (19/9), di Gedung Balairung

Read More...

Guru SD Mantap Menghadapi K-13, Pengabdian Masyarakat Prodi D3 Teknik Mesin PNJ

DEPOK – Kurikulum 2013 (K-13) sudah resmi ditetapkan. Para tenaga pendidik pun kini mulai bersiap membenahi kurikulum yang lama

Read More...

SDN Baktijaya 1 Depok Benahi Lapangan

DEPOK – SDN Baktijaya 1 mulai membenahi fasilitas sekolah. Kali ini giliran sarana dan prasarana olahraga. Halaman depan ruang

Read More...

Mobile Sliding Menu