Labkesba Pansus 4 Depok Minta Pandangan Klinik Swasta

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
PEMBAHASAN: Ketua Pansus 4 DPRD Kota Depok, Lahmudin Abdulah bersama anggota saat melakukan pembahasan Raperda

DEPOK – Setelah melakukan studi banding ke Kabupaten Siak, Riau,  Panitia Khusus (Pansus) 4 DPRD Kota Depok bertolak ke DPRD bakal mengundang pengelola klinik swasta yang ada di kota sejuta belimbing untuk meminta pandangan terkait Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Kami tinggal menunggu jadwal hearing dan pembahasan akhir saja,” tutur Ketua Pansus 4 DPRD Kota Depok, Lahmudin Abdullah kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, Politikus PAN ini, untuk retribusi Labkesda, pihaknya akan mengundang pengelola klinik swasta untuk mendengarkan masukan dari mereka untuk Raperda Retribusi Pelayanan Kesehatan pada UPTD Labkesda.

“Yang kami undang tidak terbatas, tapi hanya perwakilannya saja, karena kami butuh pembanding berapa nilai jenis pemeriksaan Hematologi misalnya, atau pemeriksaan kimia darah dan lainnya,” jelas Lahmudin.

Kata dia, nanti di UPTD Labkesda sendiri ada jenis-jenis pemeriksaan seperti Hematologi, Kimia Darah, Imunoserologi, Hormon, Urinalisa, dan lainnya. Namun, yang ditekankan di sini, sambung Lahmudin, adalah mengatur nilai atau besaran yang ditetapkan agar tidak memberatkan masyarakat, tetapi juga harus bisa membuat UPTD Labkesda sendiri dapat beroperasi dengan retribusi yang ditetapkan.

Ia menambahkan, karena jika retribusi tentu menyangkut uang atau pembayaran, dimana orientasinya harus ke masyarakat, tetapi juga jangan membuat laboratorium menjadi tidak terawat.

“Jadi harus terjangkau oleh masyarakat. Pertimbangannya harus pro masyarakat, tapi tidak harus murahan. Jika berbicara besarannya, tentu tidak sama antara satu kota dengan kota lainnya, karena disesuaikan dengan keadaan masyarakat,” paparnya.

Saat ini, Raperda tersebut masih dalam tahap pembahasan. Dan, pihaknya masih membandingkan dan besaran retribusi yang akan dipakai baru diketahui pada pembahasan akhir.

“Labkesda sangat dibutuhkan masyarakat, karena ada laboratorium, kinik dan laboratorium kesehatan masyaraka. Jadi menyangkut pelayanan dasar untuk masyarakat,” tandas Lahmudin. (cky)

You may also read!

Wakil Walikota Depok Rayakan HUT Republik Indonesia ke-73 di Tanah Suci

DEPOK –  Ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) bagi Pradi Supriatna. Biasanya saat merayakan HUT

Read More...

Pelaku Penculikan Bayi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara

DEPOK – Jumiyanti pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo, di Jalan Flamboyan RT6/2, Sukmajaya, Jumat (27/4) lalu, seperti bakal

Read More...

Sumbang Lombok-Beri Penghargaan di HUT RI

DEPOK – Sang saka Merah Putih berkibar lapang di Balaikota, saat perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI), Jumat (17/8).

Read More...

Mobile Sliding Menu