Kerugian Rasuah Nangka Depok Dihitung BPKP

In Metropolis
JUNIOR/RADAR DEPOK
SENYUM: Mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail sesaat usai menjelani pemeriksaan di Unit Tipikor Satreskrim Polresta Depok, kemarin.

DEPOK – Selepas mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail diperiksa Polresta Depok, Kamis (19/4). Saat ini, polisi menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta untuk menghitung dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan Tapos, Tahun Anggaran (TA) 2015.

Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan, penyidik Unit Kriminal Khusus Polres Kota Depok telah melakukan pemeriksaan terhadap mantan Walikota Depok dua periode, Nur Mahmudi Ismail, Kamis (19/4). “Pemeriksaan ini, terkait dengan pekerjaan pembangunan pengerjaan Jalan Nangka,” ujar Didik kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dari kasus ini, negara ditengarai merugi Rp 10 miliar. Rencananya jalan dengan lebar lima meter akan diperlebar menjadi 14 meter. Namun, sampai saat ini, jalan tersebut masih belum dilebarkan. “Nah, di dalam proses pekerjaan ini, diduga ada perbuatan melawan hukum. Yang dilakukan oleh penyelenggara negara,” ujar Didik.

Penyidik tengah melakukan proses penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti. Selanjutnya, ucap Didik, penyidik akan melibatkan BPKP DKI Jakarta, untuk menghitung dugaan kerugian negara dalam proyek pelebaran Jalan Nangka. “Dilaksanakan oleh BPKP DKI Jakarta,” ujar Didik.

Anggaran untuk pelebaran Jalan Nangka, masuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok masa Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail pada 2013, 2015, dan 2016.

Penyelidikan kasus ini, telah berjalan sejak 2017. Polresta Depok telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi. Belum ada tersangka dalam kasus tersebut. “Dan tentunya kita sedang menunggu proses penghitungan kerugiannya,” ujar Didik.(hmi)

You may also read!

Wakil Walikota Depok Rayakan HUT Republik Indonesia ke-73 di Tanah Suci

DEPOK –  Ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) bagi Pradi Supriatna. Biasanya saat merayakan HUT

Read More...

Pelaku Penculikan Bayi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara

DEPOK – Jumiyanti pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo, di Jalan Flamboyan RT6/2, Sukmajaya, Jumat (27/4) lalu, seperti bakal

Read More...

Sumbang Lombok-Beri Penghargaan di HUT RI

DEPOK – Sang saka Merah Putih berkibar lapang di Balaikota, saat perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI), Jumat (17/8).

Read More...

Mobile Sliding Menu