Gudang Miras Oplosan Digerebek Polresta Depok

In Utama
IST FOR RADARDEPOK
DIAMANKAN: Tim Jaguar Polresta Depok berhasil mengamankan berbagai minuman keras pabrikan dan oplosan di sebuah gudang di Jalan Remaja, dan Jalan Salak, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (17/4) malam.

DEPOK – Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok berhasil mengamankan berbagai minuman keras pabrikan dan oplosan di sebuah gudang di Jalan Remaja, dan Jalan Salak, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (17/4) malam.

Barang bukti yang diamankan di antaranya, 120 dus miras pabrikan atau sekitar 1.000 botol, dan 25 bungkus miras oplosan.

Kepala Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus mengatakan, di sekitar lokasi penjualan miras sudah ada dua korban meninggal karena miras oplosan.

Sehingga, rumah yang dijadikan gudang tempat penyimpanan miras didatangi warga bersama aparat kelurahan setempat. “Tempat itu juga tidak punya izin memperdagangkan miras,” kata Winam.

Operasi miras ini dilakukan menyusul banyaknya jatuh korban akibat minum miras oplosan di Depok, beberapa waktu lalu. Selain itu kata Winam pihaknya mendata pemilik dan penjual miras, yang nantinya diajukan ke pengadilan karena telah melakukan tindak pidana ringan (tipiring). Saat ini kata Winam, semua miras yang disita diamankan di Mapolresta Depok.

Sementara, Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor membenarkan bahwa salah satu gudang dan penjual miras yang disasar Tim Jaguar Polresta Depok ada di wilayahnya.

“Semuanya ditangani Polresta Depok, termasuk barang bukti miras yang diamankan,” kata Roni.

Terpisah, Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto menyebutkan, kegiatan operasi yang dilakukan anggotanya menjelang bulan suci Ramadan Kota Depok bersih terhadap peredaran Miras terus dilakukan.

Hasilnya anggota berhasil menyita ribuan botol dan puluhan plastik berisi miras oplosan jenis gingseng, ciu, anggur.

“Berkat bantuan informasi masyarakat rumah yang diduga dijadikan sebagai gudang penyimpanan miras berhasil digerebek Jaguar. Rencananya miras yang disita ini akan diedarkan di Kota Depok,” ungkapnya.

Perwira yang pernah menjabat Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini mengungkapkan selain di daerah Pancoranmas, wilayah Cimanggis langsung dipimpin Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud bersama anggota juga menyita sekitar 30 miras oplosan dan bermerek.

“Untuk wilayah Cimanggis Kapolseknya berhasil merazia toko kelontong milik WF (25), di Kp Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, anggota menyita 10 botol miras oplosan jenis ciu dikemas dalam botol minuman, 10 anggur kolesom, empat botol anggur merah, enam botol vodka dan wishky dan satu kantong plastik anggur merah siap dijual,” paparnya.

Operasi peredaran miras ini terus digencarkan ke semua jajaran wilayah Polsek. Sehingga menjelang bulan suci Ramadan diharapkan sudah tidak ada pedagang yang secara sembunyi menjual miras. “Bagi pedagang yang menjual miras akan dikenakan tindakan sanksi Tipiring. Lalu miras yang disita akan dimusnahkan,” tegasnya.

Sementara itu Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud menambahkan, pedagang toko kelontong yang kena razia diketahui sudah berulang kali menjadi sasaran operasi petugas. “Toko kelontong milik WF ini memang sudah menjadi langganan razia petugas karena kerap menjual miras oplosan,” pungkasnya. (cr2/**)

You may also read!

Netizen Lambungkan Tagar #BubarkanBanser, Buntut Pembakaran Bendera Tauhid

JAKARTA – Video aksi pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser di Garut yang viral di media sosial, menjadi pembicaraan hangat

Read More...

MUI: Kenapa Banser Akhir-akhir Ini Sering buat Masalah?

JAKARTA – Pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang sejak kemarin viral di media sosial, telah memancing kecaman dari berbagai

Read More...

Viral Video Banser Bakar Kalimat Tauhid, “Ini Penodaan Agama”

JAKARTA – Viralnya video aksi membakar bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid yang diduga dilakukan belasan anggota Banser Garut dinilai

Read More...

Mobile Sliding Menu