Eksistensi Bina Remaja Serua Depok di Lingkungan

In Metropolis
DICKY/RADARDEPOK
PEDULI : Pengurus Bina Remaja Serua bersama anak yatim saat mengadakan santunan yatim di salah satu villa diwilayah Anyer, Provinsi Banten, Minggu (15/4).

Kepedulian terhadap lingkungan diperlihatkan tiga lembaga kepemudaan melebur menjadi satu, yakni Bina Remaja Serua yang berada di Kelurahan Serua, Bojongsari. Kelompok pemuda yang terbentuk 2008, memiliki tujuan sosial.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Bertempat di Sekretariat Bina Remaja Serua Jalan Mandor Tajir No15 RT3/5, Kelurahan Serua, Bojongsari. Sejumlah pengurus Bina Remaja Serua, membahas kegiatan yang sudah berjalan maupun yang akan berjalan.

Usai melakukan diskusi, Pembina Utama Bina Remaja Serua, Sanusi mengatakan, Bina Remaja Serua merupakan lembaga yang terdiri dari kelompok pemuda diwilayah Kelurahan Serua. Berasal dari rasa peduli terhadap masyarakat, khususnya anak yatim dan kondisi lingkungan, Bina Remaja Serua sepakat untuk bergerak dalam kegiatan sosial.

“Dahulunya Bina Remaja Serua terdiri dari tiga kelompok remaja di Serua,” ujar pria yang kerap disapa RT Ocit.

Pria yang juga menjadi Ketua RT4/6 Serua mengungkapkan, tiga kelompok tersebut terdiri dari Insan Kamil, Inovasi Seni Serua (Insert), dan Ikatan Remaja Masjid Jami Al Ikhlas (Irmal). Meleburnya tiga kelompok tersebut terbentuk pada 2008 silam yang hingga kini terus eksis.

Pria yang memiliki janggut tersebut menjelaskan, untuk mendewasakan dan memberikan arti organisasi kepemudaan yang jelas, Bina Remaja Serua sudah melengkapi dan menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang jelas. Hal itu menunjukan bahwa setiap kegiatan akan tersusun dengan baik dan memiliki administrasi lengkap.

“Dengan komitmen dan tujuan yang jelas kami mendapat dukungan dari seluruh stake holder,” terang Ocit.

Ocit menuturkan, seiring berjalannya waktu anggota Bina Remaja Serua sekitar 100 anggota. Anggota Bina Remaja Serua berusia minimal 20 tahun dan umumnya sudah bekerja, baik sebagai tenaga pendidik, pengurus lingkungan, hingga tenaga kesehatan.

Untuk mendukung setiap kegiatan yang dilansakanan, sambung Ocit anggota yang sudah bekerja, secara sukarela menyisihkan uang penghasilannya minimal Rp50 ribu untuk mendukung setiap kegiatan Bina Remaja Serua.

“Nantinya uang yang sudah terkumpul akan digunakan untuk kegiatan salah satunya seperti santunan yatim,” ucap Ocit. (bersambung)   

You may also read!

Ina 3 Tahun, Tajudin-Aulia 15 Bulan

BANDUNG – Akhirnya kasus rasuah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Cilodong finish. Rabu (19/9), Agustina Tri

Read More...

Satpol PP Kota Depok Tertibkan 71 Pedagang Liar Jalan Mawar

DEPOK – Sedikitnya 71 pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (Bangli), di belakang Pasar Depok Jaya dibongkar, kemarin.

Read More...

Petugas Kesehatan Se-Depok Dilatih Heat Plus

DEPOK – Petugas kesehatan di 35 Puskesmas se-Depok, dapat ilmu baru dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI). Ilmu

Read More...

Mobile Sliding Menu