DPRD Kepahiang Gali Perda Pariwisata di Depok

In Uncategorized
RICKY/RADAR DEPOK
TUKAR ILMU: Ketua BPPD DPRD Kota Depok, Sri Utami saat menerima ombongan BPPD DPRD Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, di Gedung DPRD Kota Depok, di Jalan Beolevard GDC, Kelurahan Jatimulya, Cilodong.

DEPOK Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Kabupaten Kepahiang, Bengkulu melakukan studi banding ke DPRD Kota Depok, guna menimba pengalaman dalam penyusunan Raperda Kepariwisataan, kemarin.

Rombongan yang dipimpin Saparudin dan Ketua BPPD Kabupaten Kepahiang, Ricaldeli disambut langsung Ketua BPPD DPRD Kota Depok, Sri Utami yang didampingi Bagian Hukum Setda Kota Depok.

“Kami menghaturkan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ini merupakan wujud silaturahim alat kelengkapan dewan dalam hal ini BPPD untk saling berbagi informasi, pengetahuan, pengalaman dalam melaksanakan amanah,” kata Sri kepada Radar Depok.

Ia menguraikan, kebetulan Depok sudah lebih dahulu mengundangan Perda nomor 16 tahun 2013 tentang Kepariwistaan dan Perda Nomor 2 tahun 2017 tentang Pariwisata alam. Sehingga, pihaknya bisa berbagi pengalaman.

Hal yang juga didiskusikan adalah proses penyusunan Raperda, di Depok sudah punya mekanisme baku yang baik, yakni diawali dengan penyusunan Rencana Kerja DPRD di setiap awal tahun, dimana semua alat kelengkapan termasuk BPPD menyusun rencana kerja, yang meliputi penyusunan Program Pembentukan Perda (Propemperda), tindak lanjut dari rencana tersebut serta evaluasi/peninjauan Perda- Perda yang telah diundangkan.

“Jika perencanaannya baik, maka dipastikan seluruh kegiatan yang menyertainya akan berjalan dengan baik,” papar Politikus PKS ini.

Hal lain yang diangkat, yakni bagaimana meningkatkan produktifitas Perda inisiatif Dewan. Selain itu, pihaknya juga menyerap ilmu dari Kabupaten Kepahiang terkait sumber daya alamnya yang masih alami menarik untuk dikembangkan jadi objek wisata.

“Penduduk Kabupaten Kepahiang yang tidak sebanyak Depok. sehingga relatif lebih rendah kompleksitasnya. Kami juga saling tukar cenderamata dari Depok memberi plakat, dari Kepahiang memberi kopi asli Robusta hasil bumi Kepahiang. Bagus juga jika kita berikan belimbing,” ucap Sri. (cky)

 

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu