120 Satgas PUPR Depok Siaga Ada Laporan

In Metropolis
IRWAN/RADAR DEPOK
DINORMALISASI : Satgas Banjir Dinas PUPR Kota Depok, membersihkan irigrasi yang banyak sampah dan lumpur di Perumahan Permata Depok, Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung, kemarin.

DEPOK – Tanpa tedeng aling-aling, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Depok, langsung nyebur ke irigasi Perumahan Permata, Rabu (18/4). Aksi respon cepat tersebut dilandasi, adanya laporan dari warga adanya sampah dan lumpur di irigasi tersebut.

“Kami harus merespon informasi dari masyarakat dan menindaklanjutinya. Itu tugas kami agar masyarakat dapat tinggal di lingkungannya dengan nyaman,” kata Kepala Dinas PUPR Depok, Manto Jorghi, kepada Harian Radar Depok kemarin.

Manto mengaku, informasi di dapat dari whatsapps (WA) seorang warga Permata Depok, mengenai lingkungannya yang dua hari terakhir terkena musibah banjir. “Itu limpahan air dari pemukiman di atas atau penyempitan hilirnya,” jelas Manto.

Ada delapan Satgas SDA dengan membawa beberapa perlengkapan kerja, dan sebuah truk langsung membersikan saluran irigasi di sekitar Sektor Nilam Permata Depok. Mereka membersihkan sampah dan mengangkut batu-batu yang bisa menghalangi jalannya air. “Antisipasi banjir dan genangan, maka salah satu upaya dengan normalisasi kali yang mengalami pendangkalan,” beber Manto.

Menerapkan rasa kepedulian warga akan lingkungan adalah tugas semua pihak. Dia dan jajarannya, tidak hanya bertugas membersihkan dan mengangku sampah di kali atau saluran air lainnya. Tapi, juga menyosialisasikan kepada warga untuk tidak buang sampah di pengairan.

Sementara, Kabid SDA Dinas PUPR Depok, Citra Indah Yulianti mengatakan, giat satgas membersihkan saluran sudah menjadi agenda sehari-hari. Total 120 anggota satgas, yang dibagi menjadi 11 regu ini setiap hari membersihkan saluran air di beberapa titik krusial di Depok.

Menurut petuga Satgas, kali kecil di Permata Depok sudah dangkal dan perlu dikeruk. Dia juga menilai ada beberapa titik yang bisa menyebabkan mandeknya air kala hujan lebat. “Berdasarkan laporan petugas lumpurnya perlu diangkat dengan alat pengeruk,” ujarnya.

Normalisasi berupa pembersihan, akhirnya sementara dilakukan secara manual dan tanpa alat berat. “Besok (hari ini) akan melakukan kembali pekerjaan yang belum tuntas,” tandasnya.(irw)

You may also read!

Polisi Usut Begal Payudara di Depok

DEPOK – Mahasiswi berinisial SN, melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya ke Polresta Depok pukul 14:00 WIB, Selasa (17/7). 

Read More...

KMT Seri 1001 Basi 21 Juli

DEPOK – Para pencinta Kereta Rel Listrik (KRL), mesti tahun yang terbaru soal Kartu Multi Trip (KMT). Kemarin, PT

Read More...

Bovenlicht Rumah Cimanggis Depok Diserahkan

DEPOK – Komunitas Sejarah Depok (KSD) menyerahkan temuan angin-angin atau Bovenlicht, yang sempat dicuri dari Rumah Cimanggis kepada Balai

Read More...

Mobile Sliding Menu