Serukan Tolak LGBT!

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
CEGAH PERILAKU MENYIMPANG: Aksi menolak LGBT yang digelar di halaman SMK YAJ, Jalan Arido, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, kemarin (10/3).

DEPOK – Sebagai upaya mencegah terjadinya perilaku menyimpang di kalangan anak muda, khususnya pelajar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cilodong menggelar aksi tolak lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dengan melakukan roadshow di SMK YAJ Depok, yang terletak di Jalan Arido, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, kemarin (10/3).

Kepada Radar Depok, Ketua MUI Kecamatan Cilodong, Dadang mengatakan, kegiatan aksi tolak LGBT merupakan kali pertama yang dilakukan pihaknya dengan mengunjungi sekolah. Dengan tujuan memberikan imbauan ke sejumlah sekolah untuk mencegah anak muda ke perilaku menyimpang.

“Bermula dari isu-isu yang begitu mengkhawatirkan bagi generasi penerus bangsa yaitu masalah LGBT yang akan merusak moral anak muda. Untuk itu, MUI beserta jajaran serta dengan persetujuan dari lurah dan camat mengadakan aksi tolak LGBT,” kata Dadang.

Aksi tersebut akan terus dilakukan MUI dengan menyasar ke beberapa sekolah yang ada di lima kelurahan se-Kecamatan Cilodong.

“Semua sekolah yang ada di Kalimulya, Kalibaru, Sukamaju dan Cilodong akan kita sambangi,” kata Dadang.

Kepala SMK YAJ Depok, Idham Kholid menuturkan, aksi menolak LGBT sangat bernilai positif bagi siswanya sebagai upaya penyelamatan generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang.

“Anak muda sekarang rentan dengan pergaulan. Maka dari itu perlu adanya sosialisasi kepada mereka,” tutur Idham.

Dengan membentangkan kain putih di lapangan, Ketua MUI, Camat Cilodong, Ketua TP PKK Kota Depok, beserta kepala sekolah dan seluruh siswa membubuhkan tanda tangan di kain tersebut, sebagai bukti aksi menolak perilaku LGBT.

“Ini adalah tanda dari kami sebagai para generasi penerus bangsa, bahwa kami menolak dengan tegas LGBT,” kata Idham.

Dengan adanya aksi tersebut, siswa YAJ dapat mengerti dan memahami bahwa LBGT membawa pengaruh negatif untuk mereka.

“Harus digencarkan terus aksi seperti ini, supaya mereka paham. Jangan sampai terjerumus ke hal-hal menyimpang seperti itu,” tutup Idham. (cr3)

You may also read!

Ina 3 Tahun, Tajudin-Aulia 15 Bulan

BANDUNG – Akhirnya kasus rasuah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Cilodong finish. Rabu (19/9), Agustina Tri

Read More...

Satpol PP Kota Depok Tertibkan 71 Pedagang Liar Jalan Mawar

DEPOK – Sedikitnya 71 pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (Bangli), di belakang Pasar Depok Jaya dibongkar, kemarin.

Read More...

Petugas Kesehatan Se-Depok Dilatih Heat Plus

DEPOK – Petugas kesehatan di 35 Puskesmas se-Depok, dapat ilmu baru dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI). Ilmu

Read More...

Mobile Sliding Menu