Satpol PP Diminta Tegas Tindak Sevilla

In Metropolis

DEPOK – Wakil rakyat meminta Korps Penegak Perda tegas menindak perumahan Sevilla Residence, di Kelurahan Kalimulya, Cilodong. Sampai kemarin, perumahan menengah keatas tersebut masih melakukan aktifitas.

Anggota Komisi A DPRD Depok, Qurtifa Wijata meminta, Pemkot Depok menindak tegas bagi para pengembang perumahan, yang belum mengantongi izin membangun. “Perumahan tanpa izin harusnya diberikan Surat Peringatan (SP) 1 dan diminta menghentikan kegiatannya sampai perizinannya selesai,” tegas Qurtifa, kepada Radar Depok, kemarin.

Bila tidak diindahkan, SP 1, kata dia, dilanjutkan ke SP 2 dan SP 3. Setelah itu, baru bisa disegel dan dibongkar kalau masih membandel.

“Iya, kita di  Komisi A  rapat dengan dinas perizinan dan Satpol PP awal bulan kemarin menegaskan hal tersebut. Harus ada penegakan peraturan dan sanksi bagi yang melanggar,” tegas dia.

Perumahan tanpa izin, tentu tegas dia, berpotensi menyebabkan masalah. Antara lain sebut dia, merugikan Pemkot Depok dan merugikan konsumen nantinya. “Jadi akan ada pihak yang dirugikan, pemerintah dan konsumen, terkait surat-surat admintrasi,” kata dia.

Menurut Humas Sevilla Residence, Jefri. Pihaknya mengalami masalah perijinan, lantaran tanah yang digunakan untuk membangun perumahan Sevilla residence bermasalah. “Tanahnya bermasalah sehingga kami tidak bisa mengurus perijinan,” kata Jefri.

Dia mengatakan, dari luas tanah seluas 1,5 hektar terdapat 16 sertifikat terpisah. Sementara pemilik tanah sebelumnya atas nama Ramses Hutagalun juga belum menyelesaikan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sehingga proses perijinan belum bisa dilakukan.

Namun demikian, meski belum meliliki ijin pihaknya nekat menjual unit yang belun dibangun. “Dari 20 rumah yang rencana akan dijual lebih awal, sepuluh rumah sudah laku dijual,” beber Jefri.

Sementara itu, sebelumnya Kasatpol PP Kota Depok, Yayan Arianto menegaskan, bangunan Sevilla Residence sudah mendapatkan teguran dari Satpol PP Kota Depok. Pihaknya juga mengaku telah meninjau pembangunan Sevilla Residence di Jalan Kalimulya III, RT4/6, Kelurahan Kalimulya, Cilodong. “Kami sudah memberi teguran ke Sevilla residence,” kata Yayan kepada Harian Radar Depok.

Dia mengatakan, jika tidak mengindahkan peraturan, dengan tetap membangun tanpa memperhatikan izin. Pihaknya akan menjalakan aturan berdasarkan Peraturan daerah (Perda) Kota Depok Nomor 2 tahun 2016 tentang perubahan atas Perda Nomor 13 tahun 2013 tentang Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan pasal 162a.
“Berdasarkan prosedur yang ada, jika sampai SP 3, kita akan segel,” tegas Yayan.(cr2/irw)

You may also read!

Maritza Juara 1 Lomba Baca Puisi di Depok

DEPOK – Proses tidak akan menghianati hasil. Kata-kata tersebut cocok untuk salah satu siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Miftahul

Read More...

Pencak Silat SMKN 2 Depok Sabet Emas

DEPOK – Satu lagi torehan prestasi yang berhasil diukir siswa SMKN 2 Depok. Sebanyak 12 siswa yang diberangkatkan untuk

Read More...

Kemendikbud Ulas Buku di SDIT Al Haraki di Depok

DEPOK – Kemarin (18/4), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan UNICEF mendatangai SDIT Al Haraki. Kedatangan mereka bertujuan untuk

Read More...

Mobile Sliding Menu