Panwaslu Tindaklanjuti Pengerusakan APK Hasanah

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
GAGAH: Komisioner Panwaslu Kota Depok, Andriansyah.

DEPOK – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok siap menindaklanjuti laporan dari tim hukum DPC PDI Perjuangan Kota Depok, ihwal dugaan pengerusakan alat peraga kampanye (APK) milik pasangan TB Hasanuddin – Anton Charliyan (Hasanah). di Kota Depok.

Kepala Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota
Depok, Andriansyah menuturkan, pihaknya sudah mendapatkan informasi dan tim hukum dari pasangan Hasanah terkait perusakan APK yang terjadi di Jalan Raya Sawangan dan daerah Parung Bingung

“Sesuai prosedur yang ditetapkan, kami sudah memberikan formulir laporan. Karena berbicara itu (pengerusakan), ranahnya ke pidana dan masuk dalam delik hukum,” papar Andriansyah kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan, ketika akan menyampaikan laporan, pihaknya akan didamping Polres dan Kejaksaan, dimana Panwaslu sendiri sudah membentuk Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Wisma Hijau akhir 2017 lalu.

“Yang jelas akan kami tindaklanjuti. Kami meminta mengisi formulir dulu dan diserahkan ke kami. Untuk bukti sudah dilampirkan foto, kami juga sudah mengecek gambarnya. APK dari Paslon lain kan juga sudah terpasang. Sehingga pihaknya juga akan mengecek apakah gambar yang dirusak merupakan gambar resmi atau bukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, memang titik pemasangan sudah ditentukan, nantinya, apakah APK tersebut merupakan yang resmi dari KPU untuk dipasang. Sehingga, pihaknya akan melakukan pengecekan secara detail ke lapangan.

“Sekarang kan tidak peraturan KPU masih fleksibel. Sekarang kan mereka bisa membuat kembali ketika ada kerusakan,” imbuhnya.

Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4/2017, KPU hanya memasang APK berupa baliho paslon sebanyak lima buah. Sebab itu, lanjut Andriansyah, tim sukses paslon diperkenankan menambahi sebanyak 150 persen dari jumlah tersebut, atau menambah maksimal tujuh atau delapan
buah baliho dengan syarat bentuk dan ukuran harus sama.

”KPU hanya memasang APK di titik yang telah ditentukan untuk masing-masing paslon (sisanya dilakukan tim sukses). Desainnya juga tidak boleh berbeda dengan desain dari KPU, semua harus sama. Panwas pun akan mendata kembali desain resmi yang telah diberikan,” ujarnya.

Ia berharap  mengharapkan agar Parpol dan tim sukses Paslon di Pilgub Jabar 2018 ini agar memasang APK yang telah didistribusikan KPU Jabar di titik-titik yang telah ditentukan dan tidak masang APK di lokasi yang dilarang.

“Artinya, jika ditemukan APK terpasang di luar lokasi yang telah ditentukan, Satpol PP diharapkan segera bertindak melakukan penertiban,” kata Andriansyah. (cky)

You may also read!

Gerai Salon Cantik Hadir di Depok, Harga Promo Creambath Rp49 Ribu

DEPOK – Gerai Salon Cantik Depok yang beralamat di Jalan Margonda Raya, Kemirimuka  (Seberang Hotel Bumi Wiyata) Depok, hadir

Read More...

Harkopnas ke-71, Reformasi Koperasi

DEPOK – Guna meningkatkan kualitas, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen untuk membantu melakukan reformasi total terhadap koperasi yang ada di

Read More...

Syafana Depok Rambah Penjualan Online

DEPOK – Syafana Fashion and Craft, anggota dari Usaha Kecil Menengah Pertanian (UKMP) Kota Depok kian mengembangkan sayapnya. Tak

Read More...

Mobile Sliding Menu