LPDP Berbagi di SMPN 24 Depok

In Pendidikan
PEBRI/RADAR DEPOK
BERBAGI KEBAIKAN: Salah seorang calon mahasiswa dari PK Arsa Candradimuka calon mahasiswa yang mendapatn beasiswa dari Kemenkeu sedang mengajak siswa SMPN 24 Depok mengikuti permainan edukasi dalam Program Baksos, Kamis (15/3).

DEPOK– SMPN 24 Depok yang berlokasi di Jalan Kramat, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, menjadi salah satu lokasi dalam pelaksanaan program bakti sosial (baksos) dalam rangka Persiapan Keberangkatan (PK) calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Koordinator bakti sosial PK-124 Arsa Candradimuka, Anita Rohmawati mengatakan, selain melakukan baksos di SMPN 24 Depok, lokasi lainnya adalah SDN Leuwinanggung 2 dan juga lingkungan di sekitar SD tersebut. Ada beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari program baksos, yakni kesehatan, pendidikan, hiburan dan tata lingkungan.

“Jenis kegiatan baksos di antaranya meliputi Kelas Inspirasi di SMPN 24 Depok dan SDN Leuwinanggung 2, pemeriksaan kesehatan gratis berupa screening kanker serviks, tata lingkungan seperti pengecetan dinding SD, perbaikan tiang bendera dan wastafel di SD N 2 Leuwinanggung serta pengelolaan sampah di masyarakat,” ucapnya kepada Radar Depok.

Anita menjelaskan, dipilihnya kawasan Kelurahan Leuwinanggung, karena di kawasan tersebut lingkungannya masih membutuhkan bantuan dalam berbagai hal, sehingga baik lingkungan ataupun masyarakatnya bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Total ada 127 calon mahasiswa yang sedang menjalani PK- 124 dari LPDP yang dilaksanakan di Wisma Hijau dari tanggal 12 – 16 Maret 2018,” terangnya.

Selain Kelas Inspirasi di SMP N 24 Depok, program pendidikan lainnya yang dilaksanakan di sana adalah penyulihan tentang kesehatan reproduksi remaja. “Kami membahas tentang bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 24 Depok, Farida Nurbaiti menuturkan, dalam kegiatan dari LPDP tersebut, seluruh siswanya yang berjumlah 378 dari kelas VII, VIII, dan IX ikut serta.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berguna untuk siswa yang memang sekarang ini sedang dalam pencarian jati diri. Apalagi, dalam kegiatan tersebut ada kelas inspirasi, yang isinya ada berbagai penjelasan tentang profesi yang disampaikan langsung oleh pegelut dari profesi tersebut.

“Siswa jenjang pendidikan SMP tentunya butuh inspirasi dalam kehidupan, sehingga mereka memiliki gambaran tentang masa depan yang ingin mereka tuju atau bentuk dari sekarang,” jelasnya. (peb)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Petamburan, Fokus Persiapkan Materi Gugatan

DEPOK – Pemkot Depok tidak diam dalam memperjuangkan Pasar Kemirimuka. Pasca putusan sidang Derden Verzet sengketa lahan Pasar Kemirimuka,

Read More...

Cuaca Buruk, Harga Beras di Depok Naik

DEPOK – Cuaca buruk di sejumlah daerah, berdampak pada kenaikan harga beras di Kota Depok. Meski tidak begitu besar,

Read More...

TMMD Ke-103 Depok Rampung

DEPOK – Kurang lebih 30 hari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103, di Kecamatan Cipayung, resmi selesai

Read More...

Mobile Sliding Menu