Kalau Perlu, Hapus Retribusi Angkutan Umum

In Metropolis
FOTO: Supariyono
Wakil Ketua DPRD Kota Depok

DEPOK – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariyono mengatakan, retribusi angkutan umum sebaiknya dihapus oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, pada kendaraan setiap masuk Terminal Depok.

Alasan dihapus retribusi angkutan umum ini tegas Supariyono setiap tahun pendapatan asli daerah (PAD) tidak mencapai target.

“Di bawah Rp  miliar targetnya, tapi selama in retribusi tidak pernah capai target,” kata Supariyono, kepada Radar Depok, kemarin.

Politikus PKS ini menilai, retribusi angkutan umum dibayar setiap masuk Terminal Depok sebesar Rp 500. “Saya heran kok hampir setiap tahun tidak tercapai retribusi untuk PAD,” ucap dia.

Selain itu, alasan utama penghapusan retribusi menurunkan produktifitas warga atau penumpang.

Contohnya, penumpang dari arah Depok dua naik angkutan umum jurusan Depok-Pasar Minggu harus melewati terminal dan itu kata dia harus menunggu lama karena angkutan umum itu harus membayar retribusi Rp 500.”Kalau bisa dihapus atau retribusi itu skemanya harus dirubah dengan membayar harus per paket,” ulasnya. (irw)

You may also read!

Ilustrasi harga emas

Harga Emas Rekor Tertinggi Selama 7 Tahun Terakhir

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Harga emas dunia menembus posisi tertingginya dalam 7 tahun terakhir. Bahkan sampai ke

Read More...
sanggar pengasinan kidul 3

Telisik Sanggar Pengasinan Kidul : Urut dan Pupuh Tiap Maulid, Miliki Jurus Mematikan (3-Habis)

KUNJUNGI : Rombongan Radar Bogor dan Radar Depok saat mengunjungi perguruan pencak silat Sanggar Pengasinan

Read More...
oase edukasi hukum andi tatang

Berharap Jadi Oase Edukasi Hukum

KOMPAK : Lawyer Andi Tatang Supriyadi (tengah) foto bersama dengan timnya disela acara peresmian kantor

Read More...

Mobile Sliding Menu