Drama Ujian Bahasa Indonesia

In Pendidikan
PEBRI/RADAR DEPOK
TEATER: Siswa kelas XII SMK Cakra Buana menampilkan drama dalam ujian praktik mata pelajaran bahasa Indonesia, Selasa (13/3).

DEPOK– Siswa-siswa kelas XII SMK Cakra Buana sedang melaksanakan berbagai ujian praktik dari tiap mata pelajaran.

Kemarin, di ruang teater Sekolah Cakra Buana, giliran mata pelajaran bahasa Indonesia yang menggelar ujian praktik, yakni dengan menampilkan drama yang diperankan oleh siswa.

Guru bahasa Indonesia SMK Cakra Buana, Neneng Supartiwi mengatakan, ujian praktik tersebut merupakan salah satu syarat kelulusan dalam rangkaian menuju Ujian Nasional. Total ada empat judul dari empat grup yang menampilkan drama dalam ujian praktik tersebut. Judul-judul dramanya, antara lain Setan Jaman Now, Dendam, Suatu Hal Gila untuk Cinta, dan Lutung kasandung.

“Setiap siswa diberikan kebebasan untuk menentukan tema drama yang akan dimainkannya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Neneng menjelaskan, penilaian dalam uji praktik tersebut, dilihat dari kesesuaian tema, penguasaan karakter, penguasaan panggung, properti, kostum, ekspresi, dan intonasi. Penilaian tersebut, juga dibagi mnejadi dua, yakni penilaian individu dan penilaian kelompok.

“Ujian praktik selalu dilakukan siswa kelas XII, mereka yang membuat semua persiapannya, dari naskah, properti dan juga tata riasnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMK Cakra Buana, Suhartini menuturkan, tidak hanya mata pelajaran Bahasa Indonesia saja yang ada ujian praktik, tetapi ada beberapa mata pelajaran lainnya yang menggelar ujian praktik.

Di antaranya: bahasa Inggris (presentasi di workshop), seni budaya dan kesenian (menyanyi lagu daerah dan wajib), IPA (penelitian), PLH (mengkreasikan barang bekas), kewirausahaan (membuat usaha kecil mendiri), pelajaran produktif (penggunaan alat-alat brosdcast), olahraga (mempraktikan materi pembelajaran), bahasa Sunda (menyanyikan lagu bahasa Sunda), Pendidikan Agama (praktik salat jenazah, baca Alquran).

“Ujian praktik ini tentunya untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukan kemampuan yang dimilikinya, sehingga bisa mendapatkan nilai untuk sekolahnya,” terangnya. (peb)

You may also read!

Tunggu Kajian Ganjil Genap

DEPOK – Program ganjil genap saat ini masih terus dikaji Dinas Perhubungan bersama konsultan. Namun, Kasubdit Lalu Lintas Badan

Read More...

Walikota Gowes Bareng Cilokers Depok

DEPOK – Sebanyak 1.400 peserta meramaikan HUT ke-2 Komunitas sepeda Cilodong Bikers (Cilokers) Depok. Walikota Depok, Mohammad Idris ikut

Read More...

Maksimalkan Pengelolaan Pasar Cisalak Depok

DEPOK – Dari sejumlah pasar yang ada di Kota Depok, baru Pasar Sukatani, dan Pasar Cisalak yang kepemilikannya sudah

Read More...

Mobile Sliding Menu