Depok Lama Dijadikan Cagar Budaya

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
LALU-LALANG : Sejumlah kendaraan sedang berlalu-lalang di kawasan Jalan Pemuda, Pancoranmas, kemarin.

DEPOK – Dinas Pemuda Olaharaga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, akan menjadikan Jalan Pemuda Depok Lama atau tepatnya di Kelurahan Depok Lama, Pancoranmas menjadi cagar budaya. Pembangunan diawali, dengan dibangunya gapura untuk menandakan kawasan tersebut cagar budaya.

“Ini rencana kami, tapi sudah menjalankan kajian. Jadi tinggal disosialisasikan,” kata Kepala Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan pada Disporyata Depok, Yelis Rosdiana, kepada Radar Depok, kemarin.

Kajian ini, sambung Yelis sudah dilaporkan ke bagian asisten Pemerintah Kota Depok. Ada puluhan item yang di data yang akan dijadikan lokasi cagar budaya, termasuk beberapa situs-situs yang ada di Depok seperti Sumur Beji, dan banyak lagi.

“Kalau untuk situ ada 15 item dan untuk kawasan Depok lama yakni di Jalan Pemuda ada 40 item, seperti Gereja Immanuel, Jembatan Panus, dan Tiang Telepon,” bebernya.

Rencana ini tambah Yelis akan dirembukan terlebih dahulu kepada para sejarahwan dan komunitas seperti Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein. Jika rencana program cagar budaya ini ditolak, maka menundanya.

Kalau tak setuju yah sudah kita pending, katanya.

Dari total tempat sejarah yang sudah didata Disporyata Depok, Yelis menambahkan, hanya Rumah Cimanggis yang berada di kawasan lahan RII yang akan dijadikan cagar budaya terlebih dahulu di tahun ini. Sisanya, di kawasan Jalan Pemuda yang direncanakan akan dijadikan kawasan cagar budaya.

Alasanya kata Yelis sudah mendesak untuk dijadikan cagar budaya. Sekarang ini lanjut Yelis datanya sudah disposisi di Walikota Depok Mohammad Idris.

“Tinggal di bagian Hukum Pemkot Depok karena yang mengeluarkan Surat Keputusan(SK) adalah bagian hukum. Kalau untuk draf SK-nya kita sudah buat dan  diserahkan ke bagian hukum, nanti bagaimana pengajianya,” jelas Yelis.

Sebelumnya, Ketua Umum Depok Herittage Community, Ratu Farah Diba menegaskan,  Rumah Cimanggis di kawasan lahan Radio Republik Indonesia (RRI) dipastikan tak akan dirubuhkan. Pasalnya, bangunan warisan Belanda tersebut diajukan menjadi cagar budaya Depok.

“Rumah Cimanggis target utama yang akan dicagarbudayakan,” kata  Farah.

Menurut dia, Kota Depok banyak tempat yang memiliki nilai sejarah seperti Rumah Pondok Cina, dan beberapa bangunan yang berada di Kelurahan Depok, Jalan Pemuda.

Namun, pihaknya akan memprioritaskan Rumah Cimanggis yang peninggalan Gubernur Jenderal VOC Petrus Albertus van der Parra.

“Sudah direkomendasikan sebagai cagarbudaya kepada Pemkot Depok,” ucap dia.

Lalu setelah dilakukan rekomendasi dan ditetapkan cagarbudaya akan dilakukan kajian revitalisasi dan direnovasi bangunannya. “Tapi kalau dibangun kami bingung siapa yang akan mendanainya ?,” kata dia bertanya.

Alasan Farah mengusulkan Rumah Cimanggis, yang didirikan tahun 1.771 hingga 1.775 itu jadi cagar budaya, karena memiliki struktur bangunan yang artistik dan lahan yang cukup luas.

“Punya nilai histori peninggalan masa lalu dan lahannya luas, orang ke situ bisa parkir, kalau secara bangunan itu sekitar 1.000 meter persegi, tapi kalau lahannya kan berapa hektar itu,” kata Farah.(irw)

You may also read!

Awas Terpeleset

RUSIA – Kolombia akan segera berhadapan dengan Jepang dalam perhelatan perdana mereka di ajang Piala Dunia 2018 pada Selasa

Read More...

Diintai Swedia, Korea Ganti Nomor Punggung

SAINT PETERSBURG – Pelatih Timnas Republik Korea, Shin Tae-yong punya cara unik membuat bingung Swedia, jelang bentrok dua negara

Read More...

6 Bulan Meksiko Persiapkan Taktik Lawan Jerman

MOSCOW – Arsitek timnas Meksiko, Juan Carlos Osorio mengklaim kemenangan 1-0 pasukannya atas Jerman di matchday 1 Grup F

Read More...

Mobile Sliding Menu