Bangunan di Depok Harus Berizin

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MELINTAS: Sejumlah kendaraan sedang melintas: di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok.

DEPOK – Wakil Ketua DPRD Kota Depok ultimatum pengembang perusahaan. Pasalnya, pembangunan di Kota Depok harus berizin, untuk menyesuaikan dengan RPJMD Kota Depok.

Wakil Ketua DPRD, Yeti Wulandari mengatakan, sangat mewanti-wanti pembangunan di Kota Depok, karena menurutnya saat ini pembangunan di Kota Depok sudah berkembang. Sehingga butuh pengawasan yang ketat. “Kita sudah atur regulasinya, sehingga masyarakat dan pengembang harus memahami dan menerapkan,” kata Yeti kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, sebagai Kota Penyangga, Kota Depok perlu memperhatikan pembangunan. Sehingga tidak akan timbul permasalahan dikemudian hari. “Kalau bisa diurus sekjak awal pembangunannya, sebelum melanjutkan pembangunan,” papar Yeti.

Sementara itu, Kabid Pengawasan DPMPTSP, Ahmad Oting mengatakan, Tidak dibenarkan untuk memproses izin setelah melaksanakan pengerjaan bangunan. “Harus ijinnya dulu sebelum melaksanakan pembangunan,” kata Ahmad Oting.

Sebelum melaksanakan pembangunan dia mengatakan sebaiknya pihak pengembang membuat, Dokumen Akte Pendirian Perusahaan, Dokumen kepemilikan tanah, Dokumen Izin Pemanfaat Ruang (IPR), Dokumen Keterangan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR).

Selain itu, Dokumen Izin Prinsip, Dokumen Izin Lokasi, Dokumen Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL-UKL), Dokumen Pengesahan Site Plan, Dokumen pengesahan File Banjir, Dokumen berita acara Penyerahan lahan 2,5% untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU), dan Dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Itu harus lengkap dulu, baru bisa melanjutkan pembangunan,” papar Oting.

Dia juga mengatakan sebagai pengawas pihaknya terus memantau sejumlah bangunan yang ada di Kota Depok, jangan sampai ada masalah di kemudian hari. “Jangan sampai nanti bangunannya sudah dibangun tapi perijinannya tidak selesai, malah makan biaya untuk membongkar bangunan,” kata Oting. (cr2)

You may also read!

Tolak, Ricuh, Rata Juga

DEPOK – Sempat dibatalkan pada 1 Oktober lalu. Akhirnya 10 rumah yang ada di Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya berhasil diratakan.

Read More...

12 Lulus Seleksi, Dua Gugur

DEPOK – Pelaksanaan seleksi untuk tiga kepala dinas, mulai mengeliminir peserta. Dari 14 Aparatur Negeri Sipil (ASN), ada dua

Read More...

Walikota Depok Harap 2025 ODHA Tak Bertambah

DEPOK – Di peringatan Hari Aids Sedunia, yang jatuh pada 1 Desember lalu. Walikota Depok Mohammad Idris berharap 2025

Read More...

Mobile Sliding Menu