Agen Dijanjikan Fee Hanya Rp200 Ribu

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SIDANG SAKSI FIRST TRAVEL : Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan menjalani sidang dengan agenda keterangan saksi dari JPU di Pengadilan Negeri Kota Depok, Rabu (7/3). Sidang tersebut untuk mendengarkan keterangan Sembilan orang saksi yang dihadirkan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu dari para korban jamaah First Travel.

DEPOK – Gagal berangkat Umrah, mempengaruhi batin salah satu jamaah yang gagal berangkat umrah, Sri Hayati. Sempat pamit dengan tetangga, membuat dirinya merasa malu karena tidak kunjung berangkat umrah.

Dalam sidang lanjutan kasus First Travel, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan sembilan saksi di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (7/3). Senin (12/3) JPU juga masih akan mendatangkan 11 saksi dari kalangan jamaah yang gagal diberangkatkan.

Kesembilan saksi yang didatangkan JPU ke persidangan merupakan agen perjalanan umrah First Travel dan calon jamaah. Para agen yang dihadirkan adalah Muhammad Taufik, Ayutik Eka Putri, Siti Rubiatur Adawiyah, Nita Ariyati, Naviah Kaviati, Endah Jubaidah dan Suwindra. Sementara calon jamaah yang menjadi saksi bernama Aminuddin dan Sri Hayati.

Sri Hayati, salah satu korban penipuan biro perjalanan umrah First Travel punya cerita pahit di balik batalnya perjalanan umrah. Mulanya, Sri mendaftarkan dirinya beserta suami pada Agustus 2015.

Kemudian, ia mengajak tante dan pamannya untuk umrah bersama. Mereka mendaftar paket promo Rp14,3 juta dan direncanakan berangkat pada 2017.

“Kami menanti, kapan ya kami berangkat. Janji sampe Februari belum juga (berangkat),” ujar Sri saat bersaksi dalam sidang perkara First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (7/3).

Sri mengatakan, saat itu ia sudah mengurus cuti kerja. Ia juga telah berpamitan ke tetangga karena akan berangkat umrah. Begitu pula dengan paman dan tantenya yang sudah beritahu tetangga bahwa akan segera umrah.

Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, Sri dan keluarganya tak kunjung berangkat. Sri mengaku batalnya keberangkatan itu mempengaruhi batinnya. Ia malu karena sudah memberitahu teman dekat dan tetangga bahwa akan umrah.

“Sama pak Lik dan bu Lik saya, mereka sudah pamitan ke tetangga, tapi tidak jadi berangkat, saat ini hubungan sama saudara kami jadi agak renggang,” kata Sri.

Lain lagi dengan Aminudin yang berasal dari Bengkulu, dia mengaku sempat ingin berangkat ke Jakarta untuk sama-sama berangkat dari Jakarta pergi umrah. Dia menceritakan ketika sudah ada di Bandara Bengkulu, 11 April 2017 mau menuju ke Jakarta, tiba-tiba agen dari Jakarta membatalkan.

“Saya dilarang datang ke Jakarta, padahal kami sudah cek in di pesawat,” kata Aminudin.

Sementara itu, agen tergiur iming-iming imbalan (fee) yang dijanjikan bos first travel. “Saya tertarik ikut menjadi agen perjalanan First Travel karena ada fee bagi setiap jamaah yang diberangkatkan,” kata Dewi Gustiana, dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok.

Menurutnya, First Travel menjanjikan fee sebesar Rp200 ribu untuk setiap jamaah yang diberangkatkan umrah. Selain fee, lanjut dia, agen dan calon jamaah juga tertarik lantaran promo-promo murah dari First Travel. “Di sinilah banyak yang tertarik ikut umrah melalui First Travel,” kata Dewi.

Dewi juga menjelaskan, menjadi agen harus menyetor uang Rp2,5 juta terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor keagenannya. Menurutnya sudah ada 671 calon jamaah yang mendaftar kepada dirinya. Sebanyak 329 jamaah sudah diberangkatkan.

“Namun saya belum mendapatkan fee. Sedangkan sisanya sebanyak 342 jamaah yang mendaftar hingga saat ini juga belum diberangkatkan,” tuturnya. (cr2)
 

You may also read!

ustad beben meninggal

GDC Belum Melayat Ustad Beben

IKHLAS : Orang tua Almarhum Beben, Dedeh Rosdinah saat berbincang dengan kerabatnya di Perum Griya

Read More...
Cabor Faji Kota Depok berprestasi

Mengenal FAJI Depok : Raih Emas di Porda dan Kejurnas (2)

JUARA : Atlet FAJI Depok berfoto bersama saat memenangi Kejurnas FAJI di Tasikmalaya. FOTO :

Read More...
Anggota Wantimpres Dato Sri tahir

Dato Sri Tahir, Orang Terkaya di Anggota Wantimpres

Dato Sri Tahir dilantik Presiden Jokowi menjadi anggota Wantimpres 2019-2024, Jumat (13/12). FOTO : JPNN.COM   JAKARTA

Read More...

Mobile Sliding Menu