90 Persen Bacaleg PPP Terpenuhi

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
KOMPAK: Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah berfoto bersama Ketua PAC Sawangan, Cipayung dan Bojongsari usai menggelar rapat konsolidasi di Jalan Keadilan Kelurahan Rangkepan Jaya, Pancoranmas, Selasa (13/3).

DEPOK – Kendati belum membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg). Namun tercatat, warga Depok yang ingin menjadi anggota legislatif dari DPC PPP Kota Depok, sudah 90 persen terpenuhi untuk enam Dapil yang ada.

“Alhamdulillah kami walaupun belum dibuka secara resmi pencalegan, tapi melalui komunikasi-komunitasi informal saja. Di PPP Kota Depok dari enam Dapil ini sudah 90 persen terisi,” kata Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah, Selasa (13/3).

Dari yang mendaftar, pihaknya pun sudah tidak khawatir dengan kuota 30 persen keterwakilan perempuan, lantaran dari yang mendaftar sendiri sudah terpenuhi. “Jadi kalau PPP itu sebenarnya, karena merupakan partai lama, jadi tidak perlu diinformasikan secara berlebihan,” paparnya,

Putri dari Kyai Syukron Ma’mun ini melanjutkan, total Bacaleg yang direkrut pun disesuaikan dengan kuota kursi. Sehingga, pihaknya tidak menjanjikan ke orang yang mendaftar tapi saat hari H ada yang tidak dimasukan.

“Sehingga dari awal, ketika kami melihat si A memiliki potensi ya sudah langsung kami ACC. Dari eksternal partai pun ada sekitar 40 persen. Kriteria dan persyaratan Bacaleg dari PPP sudah terlampir di kantor kami,” terang Qonita.

Ia mentargetkan pada Pileg 2019, PPP Kota Depok dapat meraih minimal 6 kursi, dimana satu dapil satu anggota legislatif dari partai berlambang kabah tersebut.

Terkait Pilgub, sambung Qonita, dirinya melihat Kang Emil dan Kang Uu merupakan sosok yang komplit, dimana Kang Emil pemimpin kota dan Kang Uu pemimpin desa. Di Jabar sendiri, 27 kabupaten/kota.

“Dari sisi religiusnya sudah sama dengan kami. Berbicara apa yang dikerjakan kedepan, belajar dari kang Emil sebagai Walikota Bandung dan Wagubnya Bupati Tasikmalaya,” imbuh Qonita.

Jadi saat ini, pihaknya dan paslon dengan sebutan Rindu, bukan retorika dan anggan-angan lagi. Tentunya lebih kepada fakta. Qonita mencontohkan bagaimana kang Emil membangun Bandung dalam sekejap bisa menyulap potensi alam Bandung lebih bermanfaat dan keberpihakan kang Emil membuat kredit Masjid.

“Itukan bukan retorika dan janji lagi, tapi fakta dan nyata. Demikian juga dengan kang Uu yang sudah dua periode membangun Tasikmalaya menjadi lebih baik,” ucap Qonita yang juga Ketua Tim Pemenangan Rindu di Depok.

Sementara itu, Dewan Pakar DPC PPP Kota Depok, KH Abdul Ghani mengatakan, secara struktur PPP punya komitmen untuk memenangkan Rindu. Ia juga meyakini kemenangan Rindu di Depok akan terealisasi dimana tim pemenangan diketuai Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah.

“Program yang akan dijalankan, sesuai dengan kultur Depok, kami seperti biasa akan roadshow dan silaturahmi ke kyai-kyai. Terlebih background pasangan Rindu ini kuat dengan pesantren,” ucapnya. (cky)

You may also read!

Maritza Juara 1 Lomba Baca Puisi di Depok

DEPOK – Proses tidak akan menghianati hasil. Kata-kata tersebut cocok untuk salah satu siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Miftahul

Read More...

Pencak Silat SMKN 2 Depok Sabet Emas

DEPOK – Satu lagi torehan prestasi yang berhasil diukir siswa SMKN 2 Depok. Sebanyak 12 siswa yang diberangkatkan untuk

Read More...

Kemendikbud Ulas Buku di SDIT Al Haraki di Depok

DEPOK – Kemarin (18/4), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan UNICEF mendatangai SDIT Al Haraki. Kedatangan mereka bertujuan untuk

Read More...

Mobile Sliding Menu