Proyek Ali Baru Izin Lingkungan

In Satelit Depok, Wilayah Depok
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
MERUSAK LINGKUNGAN: Alat berat beroperasi membersihkan puing reruntuhan turap di lokasi tanah milik Ali, kemarin.

DEPOK– Ketua RW03, Kelurahan Jatijajar, Tapos, Sujono rupanya tidak mengetahui adanya kegiatan proyek milik seorang warganya bernama Ali.

Bahkan, Sujono baru dimintai izin oleh Ali pada Senin (12/2). Itu pun setelah terjadi longsor dan mendapat sorotan dari Satpol PP Kota Depok.

Ali meminta izin kepada ketua RW untuk merapikan bekas longsoran tanah dan jebolnya turap yang terjadi beberapa waktu silam.

Tetapi rupanya, Sujono tidak paham apakah di tanah tersebut akan dibuat bangunan atau tidak. Yang dia tahu hanya ada pembuatan turap yang kurang kuat sehingga jebol dan longsor.

“Semalam (Senin, red) yang bersangkutan datang ke saya untuk minta izin merapikan kerusakan akibat longsor,” kata Sujono saat dikonfirmasi Radar Depok, Selasa (13/2).

Sujono kemudian memberikan izin yang diminta Ali. Sujono berpesan agar Ali segera merapikan kembali lokasi yang longsor tersebut.

“Saya berikan tandatangan izin tetangga tiga orang kepada Ali,” kata Sujono.

Sedangkan Kasi Pamwal Satpol PP Kota Depok, Taufiq menyatakan, penanggung jawab proyek milik Ali sudah memenuhi panggilan untuk mengklarifikasi terkait kegiatan di tanah milik Ali tersebut.

Dikatakan Taufiq, pihak Ali hanya melakukan kegiatan pematangan lahan dan belum melakukan pembangunan. Lantaran turap ambruk dan tanah longsor makanya alat berat didatangkan ke lokasi tersebut.

“Pol PP menegaskan tidak boleh dilakukan kegiatan sebelum dilakukan proses perizinan. Turap harus dari rekomendasi teknis yang dilakukan dengan perhitungan konstruksi yang disahkan oleh pejabat berwenang,” kata Taufiq.

Sementara itu, Ali membantah telah melakukan penimbunan tanah. Dia mengatakan bahwa tanah tersebut sudah setinggi itu sebelum dibeli.

Dia mengaku belum melakukan pembangunan. Kegiatan di lokasi saat ini hanya berupa revitalisasi turap yang roboh.

“Saya juga belum ada rencana untuk pembangunan rumah atau kantor, karena masih trauma kejadian longsor kemarin. Saya khawatir nanti longsor lagi saat rumah sudah terbangun,” tutur Ali. (dra)

You may also read!

Pencairan THR H-7 Ya Bos

DEPOK – Ini perhatian bagi bos-bos yang memimpin perusahaan. Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 6 Tahun 2016 tentang

Read More...

1.800 Paket Sembako Murah Disebar Disdagin Kota Depok

DEPOK – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, kembali menggelar Pasar Murah. Kali ini sasarannya 12 lokasi di

Read More...

Tambah Daya Listrik Diskon 50%

DEPOK – Kabar gembira bagi khalayak di Kota Depok dan tempat beribadah. Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan gratis bagi

Read More...

Mobile Sliding Menu