Persikad Harus Ikut Liga Nusantara

In Depok Sport, Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TUNTUT KEJELASAN : Sejumlah supporter Persikad melakukan unjuk rasa di depan Kantor Balaikota Depok, kemarin. Dalam aksinya, mereka menyatakan sikap mengenai kejelasan tim Kota Depok tersebut dan berbagai tuntutan lainnya.

DEPOK-Disini aku dilahirkan, dan aku dibesarkan di kota kesayangan, Depok. Seruan yel-yel itu membahana layaknya berada di Stadion.  Hujan deras yang mengguyur pun tak mengikis niat ratusan Persikad Fans Curva Sud (PFCS), demi tim kesayangnya Persatuan Sepakbola Depok (Persikad) bangkit dari kubur.

Kehadiran fans fanatik Persikad memenuhi janjinya yang ingin menggelar aksi di depan Balaikota Depok, kemarin sore. Setelah hampir setengah jam menyuarakan aspirasinya, sejumlah perwakilan PFCS diajak berdiskusi Pemkot Depok.

Meski perwakilan PFCS sudah diterima Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto. Namun, mereka belum merasa puas, dengan jawaban yang digulirkan Disporyata yang menjadi kepanjangan tangan dari Pemkot Depok.

Ketua PFCS, Yogi kurniawan menegaskan, agar pemerintah mau memperhatikan Persikad, demi kebanggan Kota Depok. “Kami mau pemerintah mau membentuk Persikad baru, setelah yang lama dijual demi kepentingan pribadi,” papar Yogi kepada Harian Radar Depok, selepas aksi kemarin.

Dia mengatakan, mendekati bergulirnya Liga Indonesia, Persikad belum mempersiapkan klub untuk berlaga di Liga Nusantara. “Liga Nusantara ini liga 4, yang masih bisa disubsidi pemerintah Kota Depok,” kata Yogi.

Namun, dirinya mengaku belum puas dengan jawaban Kadisporyata Kota Depok, Wijayanto. Menurutnya jawaban Wijayanto masih mengambang, dan belum memberikan jawaban pasti, sehingga dirinya masih menunggu keputusan Disporyata untuk membicarakan hal tersebut kepada walikota.
“Saya masih belum puas, tapi saya masih menunggu progresnya, yang pasti Persikad harus bisa lolos ke Liga Nusantara,” terang Yogi.

Namun demikian, dirinya mengancam untuk melanjutkan aksinya dengan masa yang lebih besar. “Jika tuntutan kami tidak segera terealisasi, kami akan buat aksi yang lebih besar dengan mengajak masyarakat sepakbola di Kota Depok,” papar Yogi.

Sekalipun tahun ini Persikad terlempar ke liga paling bawah, manajemen harus memastikan keikutsertaan dan bukan hanya seolah membiarkan seperti sekarang ini. “Sebab terlihat tanda-tanda tidak ikut kompetisi tahun ini,” kata Yogi.

Selain itu, PFCS juga meminta kesanggupan pemerintah untuk merenovasi Stadion Merpati sebagai markas Persikad. “Kami mendesak diselesaikan secepatnya agar dapat segera digunakan Persikad sebagai homebase,” ujar Yogi.

Sementara itu, Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto mengatakan, akan mengkaji usulan yang disampaikan PFCS. Nanti akan dibicarakan dengan walikota, juga mengajak teman-teman sporter untuk membahas kelanjutan Persikad.

Pihaknya masih mencari sumber anggaran, karena selain dengan menggunakan APBD, pihaknya juga akan mencari dari sumber anggaran lain. “Nanti kami akan mengajak bareng suporter untuk membicarakan keberlangsungan Persikad,” papar Wijayanto.

Wijay -sapaanya- mengaku, fokus untuk mengembangkan olahraga di Kota Depok termasuk sepakbola. “Kami akan upayakan, karena selain sepakbola kami juga berupaya mengembangkan olahraga lain di Kota Depok,” pungkas Wijay.(cr2)

You may also read!

Tapos Kantongi Peserta Tingkat Kota

DEPOK– Ratusan siswa mengikuti Lomba Keterampilan Agama (Loketa) tingkat Kecamatan Tapos yang diselenggarakan di SDN Cilangkap 8, Kelurahan Cilangkap,

Read More...

SDIT An Najah Cetak Siswa Agamis

DEPOK– Menciptakan nuansa agamis, mendidik para siswa agar mencintai agama, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT, SDIT AN Najah

Read More...

SDN Kalibaru 2 Terapkan GLS

DEPOK– Agar siswa-siswinya meningkatkan minat baca buku, SD Negeri Kalibaru 2 yang berlokasi di Jalan M. Nasir, Kelurahan/Kecamatan Cilodong,

Read More...

Mobile Sliding Menu