Pagi Sidang First Travel, Sore SSA

In Metropolis

DEPOK – Sidang lanjutan pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) akan dilanjut. Agenda sidang Pengadilan Negeri (PN) Depok, Pemeriksaan Setempat (PS) di lokasi. Dalam sidang tersebut hakim ingin melihat keadaan atau pemeriksaan, secara langsung jalan yang diberlakukan SSA.

Humas Pengadilan Negeri Kelas 1B Kota Depok, Teguh Arifiano mengatakan, sidang PS dilakukan guna mengetahui apa yang menjadi gugatan, sehingga dapat diketahui akar permasalahannya.

“Sidang akan kami lakukan Senin (19/1) dengan agenda sidang pemeriksaan setempat,” kata Teguh kepada Harian Radar Depok, Kamis (15/2).

Teguh mengatakan, karena ada alasan lain sidang tidak dilakukan pada hari Kamis, dan memulai pada hari Senin. “Kita lakukan Senin (19/2) karena lalulintas Senin dianggap mewakili beban angkutan jalan pada hari lainnya,” kata Teguh Arifiano.

Dia mengatakan, pada hari Kamis (15/2), hingga Minggu (18/2) merupakan libur panjang sehingga beban jalan yang terjadi di perlintasan SSA tidak mewakili. “Kalau masa libur panjang kan kemacetannya berbeda dengan hari Senin,” kata Teguh.

Sementara itu, dia mengatakan agenda tersebut dibutuhkan, lantaran memang jadi gugatan dalam penerapan sistem SSA di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

Dia mengatakan, rencananya pihak pengadilan dengan mengajak pihak tergugat dan penggugat akan mengunjungi lokasi sekitar pukul 16:00 WIB. “Sidang akan kita lakukan bada Ashar, saat diberlakukan SSA di Jalan Arif Rahman Hakim,” tegas Teguh.

Sementara itu, dalam sidang sebelumnya Kamis (18/1), pihak Majelis Hakim telah mengagendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak tergugat.
Sementara pada pagi harinya akan dilaksanakan Sidang kasus tindak pidana umum First Travel. Setelah menerima pelimpahan dua berkas kasus tindak pidana umum First Travel, Jumat (9/2). Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok telah menetapkan jadwal sidang perdana First Travel Senin, (19/2) pagi.
Teguh mengatakan PN sudah menetapkan sidang perdana kasus yang telah merugikan banyak jamaah umrah. “Nanti sidang perdana, Senin (19/2),” kata Teguh kepada Harian Radar Depok, Minggu (11/2).

Dia mengatakan, penetapan sidang ditetapkan dan diketahui kepala PN Kota Depok, sehingga pihak PN tinggal melakukan sidang terhadap ketiga terdakwa kasus pidana umum First Travel.

Sementara itu, sebelumnya dia menjelaskan berkas yang diterima Pengadilan Negeri Kota Depok terbagi menjadi dua berkas dengan nomor perkara 83/Pid.B/2018/PN Depok atas nama Andika Surachman, dan Anniesa Desvitasari Hasibuan.  Sedangkan nomor perkara 84/Pid.B/2018/PN Depok atas nama Siti Nurhaida Hasibuan alias Kiki dipisah tersendiri.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat terdakwa dengan dakwaan, Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP, Pasal Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Serta Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 08 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP. “Kami menerima berkas perkara pidana First Travel tadi pagi (kemarin) sekitar pukul 10:30 WIB,” kata Teguh kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, rencananya dari kedua berkas yang diterima PN Depok akan dipimpin oleh Hakim Ketua Sobandi, dengan anggota Teguh Arifiano, dan Yulinda Trimurti Asih Muryati.

Sementara, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari Heri Jerman, Tiazara Lenggogeni, Ramadhan, Mukhamad Tri Setyobudi, dan Tri Sumarni. (cr2)

You may also read!

Serunya Ayu Tingting Rayakan HUT RI di Rumah Juanah Sarmili

LOMBA : Ayu Tingting dan Anggota DPRD Kota Depok, Juanah Sarmili melihat Ayah Rojak yang

Read More...

Upacara HUT ke-74 Republik Indonesia di Balaikota Depok

KHIDMAT : Pemerintah Kota Depok melaksanakan Upacara HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Balaikota Depok, Sabtu (17/8). Acara

Read More...

Keseruan Anak-anak Mengikuti Perlombaan HUT ke-74 Republik Indonesia

SERU : Sejumlah anak mengikuti di Lapangan RT01/06, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Sabtu (17/8). Warga di kawasan tersebut

Read More...

Mobile Sliding Menu