Lawan Hoax!

In Utama
IRWAN/RADAR DEPOK
KOMPAK: (dari kiri) perwakilan wartawan Pokja Depok, Kepala Rutan Depok Sohibur Rachman, Walikota Depok Mohammad Idris, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari, dan perwakilan Mal Detos melakukan simbolis tembakan sebagai tanda perlawanan terhadap Hoax, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, kemarin (8/2).

DEPOK – Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, bersama Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Depok memperingati Hari Pers Nasional 2018, di Lantai 3 Mal Detos Jalan Raya Margonda, Kamis (8/2).

Walikota Depok Mohammad Idris menyambut baik HPN 2018 di Kota Depok. Ia menilai, hari pers mesti dimanfaatkan sebaik mungkin guna memberikan pengetahuan bagi masyarakat guna menangkal berita hoax yang kerap ramai di media sosial.

“Insan pers sebagai garda terdepan. Dalam memberikan informasi juga wajib mengedukasi masyarakat, agar tidak percaya begitu saja dengan berita yang kurang berfaedah,” kata Idris.

Senada, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menuturkan, bersama-sama memerangi berita hoax atau bohong. Semoga Depok menjadi kota yang maju dari informasi yang diberitakan wartawan bertugas di Depok. Bahkan kata Pradi, berita hoax merupakan gerbang kehancuran.

“Sebab, tidak sedikit dari masyarakat yang mempercayai begitu saja informasi yang muncul, tanpa menyelidiki akan kebenaran berita tersebut,“ ucap Pradi

Sementara, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengaku, mendukung wartawan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dan memantau penyebaran berita bohong atau hoax yang ramai di media jejaring sosial. Bahkan, ia menegaskan bakal menindak tegas oknum yang kedapatan menyebar info hoax.

“Tanpa kompromi, kami akan tindak tegas demi keamanan. Tentunya kami juga butuh bantuan masyarakat untuk segera memberi tahu kalau ada berita hoax yang menjadi viral,” kata Didik.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, pers di Depok sudah cukup bagus menyerap berita yang informatif, dan diberikan kepada pembacanya. Namun terkadang masih ada oknum pers yang belum bisa bekerja secara profesional.

Dengan HPN ini, harap Hendrik, seluruh insan-insan pers bisa menjadi semakin profesional dalam tugas pemberitaannya dan menjadi salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jaga terus kode etik dalam penulisan dan penyampaian berita. Jangan ada lagi berita hoax, dan wartawan tetap harus propesional,” ungkap Hendrik kepada Radar Depok.

Ia juga menilai, pers di Depok sebagai satu sumber informasi bagi seluruh komponen dalam melaksanakan pembangunan di Depok.

Ketua Pokja Wartawan Depok Sidharta Agung menyebutkan, ini momen penting untuk memberikan edukasi lebih dalam terhadap masyarakat terkait informasi yang kerap muncul dengan berbagai konten negatif. Informasi yang masuk sulit untuk disaring.

“Perlu adanya edukasi tentang itu. Peran pers menjadi sangat penting dalam mengimbangi berita yang tidak jelas sumbernya,” kata Darta kepada Radar Depok.

Pria yang bertugas sebagai wartawan Metro Tv ini mengatakan, kegiatan memperingati HPN bersama Muspida Depok dapat memperkuat sinergisme antara wartawan dengan pemerintah, kepolisian, dan TNI demi menjaga ketertiban serta keamanan Depok.

“Ini juga berkaitan dengan pentingnya kedekatan antara insan pers dan masyarakat. Salah satunya menjalin hubungan melalui acara yang kami buat ini,” katanya. (irw)

You may also read!

Disdik Fokus Bangun Sekolah

DEPOK– Belum memadainya gedung sekolah negeri di Kota Depok membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok fokus meningkatkan sarana gedung,

Read More...

85 Guru PAUD Ikut Diklat Dasar

DEPOK– Sebanyak 85 guru PAUD dari 11 Kecamatan di Kota Depok ikut serta diklat berjenjang tingkat dasar yang diadakan

Read More...

SMPN 15 Optimis Tatap UNBK

DEPOK– Seluruh SMP/MTs, baik negeri maupun swasta di Kota Depok telah selesai melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Read More...

Mobile Sliding Menu