Kang Hasan Perhatikan Kader Posyandu

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
POTONG TUMPENG: Cagub Jabar usungan PDI Perjuangan, kang Hasan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, HTA saat memotong tumpeng bersama kader Posyandu dan pengurus RW serta relawan di Posyandu Bhineka RW14 Kelurahan Mekarsari, Cimanggis.

DEPOK Cagub Jabar yang diusung PDI Perjuangan, TB Hasanuddin berkesempatan menyambangi Posyandu Bhineka, di RW14 Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, pekan lalu.

Pada kesempatan tersebut, pasangan Anton Charliyan ini berjanji, ketika terpilih sebagai Gubernur Jabar Periode 2018-2023, bakal memperhatikan kesejahteraan kader Posyandu.

“Saya berkunjung atas undangan Posyandu Bhineka di RW14 Mekarsari. Saya mendapatkan informasi Posyandu ini akan maju mengikuti lomba ke tingkat nasional,” katanya didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo.

Kang Hasan-sapaannya-menuturkan, dirinya pernah menjadi ajudan, bahkan bagian yang tidak terpisahkan dari lima presiden RI. Bahkan, posyandu menjadi fokus perhatian dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, baik ibu hamil, balita dan lansia. Kader Posyandu pun menjadi ujung tombak kesehatan di tingkat masyarakat.

“Jika di kota besar, mungkin ada rumah sakit bagus. Tapi di daerah pelosok, kehadiran Posyandu ini benar-benar diperlukan di masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh, dirinya mengaku heran di Posyandu Bhineka RW14 Mekarsari, Cimanggis ini sudah cukup lengkap fasilitasnya. Namun, ternyata bantuan dari Pemkot per tahunnya kecil. “Per bulan untuk mengoperasikan Posyandu seperti ini. Ini benar-benar diselenggarakan oleh kader Posyandu yang sajuta, satu sabar, dua jujur dan ketiga tabah. Harus tabah lah mengoperasikan uang Rp100 ribu per bulan untuk kegiatan posyandu seperti ini,” ujar Kang Hasan.

Padahal, di hari-hari tertentu, kader Posyandu harus menyediakan makanan seperti bubur kacang hijau. Ini yang menjadi pokok perhatiannya.

“Kalau kader Posyandu digaji masih tidak mungkin, tetapi bantuannya akan ditingkatkan. Idealnya berapa, tentu kita harus membedah anggaran. Tapi niat saya akan menambah bantuan untuk mereka,” janji kang Hasan.

Sebelumnya, salah seorang Kader Posyandu yang sudah 12 tahun mengabdi meminta jika Kang Hasan terpilih sebagai Gubernur Jabar periode 2018-2023 untuk memperhatikan honor bulanan untuk kader. Ia mengaku sebagai pengurus Posyandu, tetapi kas selalu kosong. Honor yang diterima dari Pemkot Depok hanya setahun sekali Rp3,5 juta, itu pun dibagi-bagi untuk membeli sirup.

Sementara, untuk membantu Kader Posyandu Bhineka RW14 Kelurahan Mekarsari, Cimanggis yang akan berlaga di tingkat nasional, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengaku akan membantu biaya operasional kader.

“Nanti berkoordinasi dengan saya dan dewan dari Fraksi PDI Perjuangan Kota Depok yang ada di sini,” tutur Ketua DPRD Kota Depok ini. (cky)

You may also read!

Penganggur di Depok Berkurang 2.000

DEPOK – Yang masih luntang-lantung belum punya kerjaan, hari ini terakhir Job Fair di Dmall, Jalan Margonda. Lowongan kerja

Read More...

Enam Titik Pohon Rawan Tumbang di Depok

DEPOK – Musim hujan disertai angin dan petir di Depok mulai sering terjadi kekiniannya. Akibatnya, beberapa pohon tumbang di

Read More...

Narkoba Depok Dikendalikan dari Cianjur

DEPOK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Depok, berhasil mengamankan 3,1 kilogram ganja dari tangan AJ, kemarin. Kuat dugaan barang

Read More...

Mobile Sliding Menu