Kang Hasan Diminta Perhatikan PKL

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
DUKUNGAN: Ketua DPD PPKLI Kota Depok, Maryono saat menyampaikan pandangan di hadapan Cagub Jabar, Kang Hasan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, di Posyandu Bhineka RW14 Kelurahan Mekarsari, Cimanggis.

DEPOK Pada lawatannya ke Kota Depok, pekan lalu. Calon Gubernur Jabar dari PDI Perjuangan, TB Hasanuddin diminta Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) untuk memperhatikan rakyat kecil, ketika nanti terpilih menjadi pemimpin Bumi Pasundan.

“Saya bersyukur bapak mau mendengarkan aspirasi pemimpin wong cilik. Saya disini bukan mau mengeluh, tapi meminta perhatian dari bapak ketika terpilih sebagai pemimpin Jabar, kami minta wong cilik diperhatikan, karena selama ini PKL menjadi sasaran gusuran,” tutur Ketua DPD PPKLI Kota Depok, Maryono saat menerima kunjungan TB Hasanuddin.

Maryono mengaku, saat SP3 datang ke mejanya, ia terbantu oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo yang juga Ketua DPRD Kota Depok untuk berkomunikasi dengan Satpol PP, sehingga batal penggusurannya. “Saya sangat bangga dan terbantu, dimana PDI Perjuangan membantu wong cilik. PKL itu wong cilik yang butuh perlindungan,” ucap Maryono.

Ia yakin, ketika Kang Hasan (sapaan TB Hasanuddin) yang lahir dari rakyat akan memperjuangkan rakyat, dan dipilih rakyat sebagai pemimpin Jabar.

“Saya harapkan Kang Hasan, saya mohon sangat sekali untuk memberikan payung hukum untuk PKL. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak HTA (Hendrik Tangke Allo) yang membina PKL sehingga tidak digusur,” tandas Maryono.

Menanggapi hal tersebut, Kang Hasan mengatakan, apa yang disampaikan Maryono merupakan suara rakyat yang harus diperjuangkan. Jika mencari makan saja sudah dipersulit bangsanya sendiri, lalu mau kemana. Tidak mungkin PKL berjualan di luar negeri. “Yang bisa dilakukan di tempatnya sendiri. Sehingga harus mendapatkan perhatian,” tegasnya.

Kang Hasan berujar, PKL itu juga manusia. Tidak perlu dikejar-kejar seperti maling. PKL hanya mencari makan untuk anak istrinya. Sebab itu, harus ada solusi jika nantinya harus dipindahkan ke tempat layak.

“Tapi kalau dengan alasan yang macam-macam kemudian diusir harus dipertimbangkan matang-matang. Siapa yang akan memberikan makan anak istrinya ketika tidak bisa berjualan dan berkarya. Saya siap mendukung Pak Maryono dan rekan-rekan,” beber dia.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengakui, dari PPKLI mengadukan nasibnya ke dirinya yang juga Ketua DPRD Kota Depok. Menurutnya, ketika belum ada tempat untuk relokasi sudah sepatutnya untuk tidak digusur.

“Di sana pun saya rasa tidak begitu mengganggu dan menjadikan jalan macet. Justru malah ramai dan mencegah terjadinya tindak kriminal,” tandasnya. (cky)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu