FSI UI Gelar Seminar ke-17

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
PAPARAN: Seorang narasumber menjelaskan dalam seminar The 17th Sharia Economics Days, di Gedung Pusat Studi Jepang UI, Senin (12/2).

DEPOK – Forum Studi Islam (FSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) menggelar seminar ke-17 bertajuk “Islamic finance and Economics Blueprint for Growth and Development: Shaping an Inclusive Future”, Senin (12/2).

Seminar yang digelar di Pusat Studi Jepang UI, dibuka oleh Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas, Muhammad Cholifiani.

Ketua penyelenggara, Yuda Andhika Darmawan mengatakan, tujuan seminar adalah menyiarkan dan membumikan ekonomi syariah secara masif lewat seminar dan konferensi.

“Karena belajar dan mengajarkan ekonomi Islam berarti kita sudah mengamalkan kebaikan, dan ekonomi Islam dapat membawa keberkahan di tengah ekonomi yang didominasi oleh ekonomi konvensional,” kata Yuda.

Yuda menjelaskan, seminar kali ini mengangkat tema “Islamic finance and Econics Blueprint for Growth and Development: Shaping an Inclusive Future”, karena melihat perkembangan ekonomi Islam khususnya keuangan syariah sedang berkembang dengan pesat di berbagai belahan dunia.

“Untuk itu, ekonomi dan keuangan syariah harus bisa menyusun langkah-langkah strategis kedepan supaya dapat menjadi sektor yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan umat,” jelas Yuda.

Pada seminar kali ini, terdapat tiga pokok materi yang dijadikan bahan perbincangan, yakni keuangan syariah untuk pembangunan nasional, perkembangan keuangan dan ekonomi syariah Indonesia, serta upaya pemerintah dalam mengembangkan keuangan dan ekonomi syariah.

“Penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, karena keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia tengah berkembang pesat, dan peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam pelaksanaannya agar berjalan lebih baik,” tambah yuda.

Selain menghadirkan Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas, Muhammad Cholifiani, pada sesi 1 seminar juga dihadiri oleh Kepala Pengembangan Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdallah.

Irwan Abdallah menyampaikan, terkait keputusan presiden mempercepat ekonomi syariah menurutnya tepat. Karena potensi Indonesia dalam pengembangan pasar modal syariah sangat besar.

“Momentumnya sedang baik pasar modal kita, sukuk (saham) kita ditunggu masyarakat luar dan BEI sudah mulai dilirik. Jangan sampai momentum seperti ini terlewat,” kata Irwan. (cr3)

You may also read!

Walikota Depok Resmikan Koperasi Hiswana Migas

DEPOK – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Depok, mendirikan koperasi bagi anggota dan masyarakat, kemarin.

Read More...

Lupa Bayar Iuran JKN? Pakai Autodebit

DEPOK – Bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya kategori Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU). Jangan khawatir

Read More...

Prestasi TP PKK Mekarjaya Depok Juara di Jawa Barat

Prestasi, tentu tidak datang begitu saja. Proses yang disertai dengan usaha gigih, tentunya akan menuai hasil yang baik, dan

Read More...

Mobile Sliding Menu