Cuma Tujuh Travel Berizin di Depok

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TANGISAN KECEWA : Salah satu nasabah penipuan kasus penipuan biro perjalanan umrah First Travel menangis saat berlangsungnya sidang di Pengadilan Negeri Kota Depok, Senin (19/2).

DEPOK – Maraknya kasus travel umrah bermasalah di Kota Depok, tidak membuat sejumlah pengusaha travel jera melakukan kecurangan. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, cuma tujuh tarvel yang berizin di Depok. Kemenag juga melarang travel  menawarkan jasa haji Plus.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Asnawi mengatakan, di Kota Depok tidak ada travel haji dan umrah yang menyelenggarakan haji plus. “Ada, cuma kuotanya terbatas, hanya 17 ribu per tahun se-Indonesia,” kata Asnawi kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Namun, di Kota Depok tidak ada travel yang menyelenggarakan haji plus. Sehingga bisa dipastikan penyelenggara haji plus yang ada di Kota Depok tidak memiliki ijin. “Setahu saya tidak ada penyelenggara Haji Plus di Kota Depok,” kata Asnawi.

Karena menurutnya, keberangkatan haji harus berdasarkan asas keadilan, sehingga siapapun harus mengikuti aturan yang berlaku, siapapun orangnya. “Meskipun dia seorang pejabat tetap harus menunggu giliran keberangkatan,” papar Asnawi.

Saat ini waiting list keberangkatan haji di Kota Depok selama 17 tahun, dengan jumlah jamaah 1.708 orang per tahun. Dia juga mengatakan, di Kota depok hanya terdapat 7 travel haji dan umrah yang terdaftar di Kemenag Kota Depok. “Hanya ada 7 travel umrah yang berijin di Kota Depok,” paparnya.

Dengan demikian dirinya juga berpesan, agar jamaah lebih berhati-hati untuk memilih travel haji dan umroh yang ada di Kota Depok. “Jamaah harus lebih waspada, apalagi jika ada travel haji dan umroh yang menawarkan biaya murah,” pungkas Asnawi.

Berdasarkan penelusuran Radar Depok masih terdapat travel haji yang melayani perjalanan haji plus, seperti PT Azzam Al Baesumi yang beralamat di jalan Tole Iskandar RT4/7, Kelurahan Sukamaju, Cilodong.

Dalam kesempatan tersebut Radar Depok sempat menanyakan biaya perjalanan umrah, dan haji yang menjadi paket perjalanan PT Azzam Al Baesumi. “Kalau perjalanan umrah Rp27 juta, sudah termasuk biaya pakaian, penginapan, dan tiket pesawat,” kata Direktur Operasional PT Azzam Al Baesuni, Supandi.

Sementara itu, dia mengatakan pihaknya juga membuka agen perjalanan haji dengan biaya sebesar Rp35 juta. “Kalau paket perjalanan haji reguler kami menawarkan Rp35 juta per jamaah,” terang Supandi.

Menurutnya perjalanan tersebut harus menunggu hingga jangka waktu maksimal 25 tahun untuk dapat menunaikan ibadah haji. “Kalau reguler harus menunggu giliran hingga 25 tahun, paling cepat 7 tahun baru bisa berangkat,” ujar Supandi saat ditemui di kantornya.

Namun demikian pihaknya menawarkan jasa perjalanan haji yang tidak perlu menunggu bertahun-tahun, seperti haji reguler. “Kami juga memiliki program haji plus, jadi daftar sekarang tahun ini langsung berangkat,” kata Supandi.

Menambahkan ucapan Supandi, Owner PT Azzam Al Baesuni, Mukhlis Effendi memastikan, travelnya masuk dalam tujuh travel yang sudah berizin di Kota Depok. Karena sejak mencuatnya kasus First Travel pihaknya khawatir berimbas dengan bisinisnya. Sehinga, saat itu langsung mengurus seluruh perizinannya dari kota sampai Kementerian Agama. “Terkait biaya haji plus dia juga sudah izin ke pusat. Memang biayanya lebih mahal, bisa tiga kali lipat dari reguler. Haji plus Rp150 juta, peminatnya tak banyak,” pungkas pria yang juga Ketua Depok Lawyers Club (DLC) ini.(cr2)

You may also read!

Tolak, Ricuh, Rata Juga

DEPOK – Sempat dibatalkan pada 1 Oktober lalu. Akhirnya 10 rumah yang ada di Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya berhasil diratakan.

Read More...

12 Lulus Seleksi, Dua Gugur

DEPOK – Pelaksanaan seleksi untuk tiga kepala dinas, mulai mengeliminir peserta. Dari 14 Aparatur Negeri Sipil (ASN), ada dua

Read More...

Walikota Depok Harap 2025 ODHA Tak Bertambah

DEPOK – Di peringatan Hari Aids Sedunia, yang jatuh pada 1 Desember lalu. Walikota Depok Mohammad Idris berharap 2025

Read More...

Mobile Sliding Menu