Buka 24 Jam, Spesialis Gizi Buruk

In Utama

DEPOK- Bagi warga Kecamatan Sukmajaya boleh berbangga hati, lantaran di wilayah mereka memiliki unit pelaksana teknis (UPT) Puskesmas Kecamatan Sukmajaya yang memiliki pelayanan 24 jam, rawat inap dan pelayanan penanganan gizi buruk (TFC).

Puskesmas yang sudah memiliki akreditasi Madya yang terletak di Jalan Arjuna Raya, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya ini diklaim ramah anak dan ramah lansia.

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, Sih Mahayanti mengatakan, di UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, pelayanan yang diberikan beragam. Yakni, pelayanan rawat jalan, pelayanan 24 jam, pelayanan PONED untuk persalinan 24 jam, pelayanan rawat inap, pelayanan untuk penanganan gizi buruk (TFC),

“Untuk se-Kota Depok hanya ada satu, yakni di UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Jadi kami menerima rujukan dari Puskesmas dari seluruh wilayah, ketika ada kasus gizi buruk, dikirimnya ke Sukmajaya,” kata Sih Mahayanti

Fasilitas lainnya, sambung Sih, yakni ruang rawat inap, arena bermain karena Puskesmas Sukmajaya ramah anak. Jadi ada fasilitas bermain untuk anak-anak.

Kemudian, penanganannnya gizi buruk adalah pemberian makanan tambahan dengan formulasi khusus, setelah perawatan ada penaikan berat badan, biasanya 15 hari.

“Setelah itu ada kunjungan rumah pasca rawat inap di Puskesmas. Di rumah itu biasanya sebelum pulang di konseling ibunya, baik cara pemberian makanan, dibekali PMT untuk pemulihan. Kunjungan rumah itu untuk memantau pertumbuhan anak tersebut. Di 2018 Alhamdulillah belum ada anak yang dirawat karena gizi buru. Kalau rawat jalan (penanganan gizi buruk) ada beberapa, seperti di Cimanggis, Pancoranmas. Jadi konsultasi. Kalau kondisinya yang sudah parah kan harus dirawat,” paparnya.

Ia menguraikan, untuk rawat inap PONED ada empat bed, rawat inap pasien umum ada delapan kasur. Semuanya dokter umum, dokter gigi dua. Selain itu, ada beberapa poli, yakni poli umum untuk pemeriksaan umum, poli lansia, poli anak, poli gigi, poli dot, KIA, konseling dan lab.

“Dalam satu hari pasiennya 200-300 warga untuk semua poli,” ungkap Sih Mahayanti.

Menurutnya, selain Puskesmas untuk penanganan gizi buruk, di UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya juga Ramah Anak dan Ramah Lansia. Seperti ramah lansia, disana ada penanganan prioritas untuk pengunjung lansia 60 tahun ke atas.

“Mulai dari pendaftarannya, ruang tunggu ada labelnya, poli untuk lansia, penanganan di obat, jadi lansia diutamakan. Kami berikan kalung identitas. Ini untuk prioritas lansia,” ujarnya.

Ia menambahkan, UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya saat ini sudah terakreditasi Madya. Karena pada 2019 semua puskesmas wajib terakreditasi jika mau bekerjasama dengan BPJS. “Di Depok sudah melaksanakan akreditasi sejak 2016,” ucap Sih Mahayanti. (cky)

You may also read!

Penganggur di Depok Berkurang 2.000

DEPOK – Yang masih luntang-lantung belum punya kerjaan, hari ini terakhir Job Fair di Dmall, Jalan Margonda. Lowongan kerja

Read More...

Enam Titik Pohon Rawan Tumbang di Depok

DEPOK – Musim hujan disertai angin dan petir di Depok mulai sering terjadi kekiniannya. Akibatnya, beberapa pohon tumbang di

Read More...

Narkoba Depok Dikendalikan dari Cianjur

DEPOK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Depok, berhasil mengamankan 3,1 kilogram ganja dari tangan AJ, kemarin. Kuat dugaan barang

Read More...

Mobile Sliding Menu