1.000 Siswa Divaksinasi, Tahap Ketiga Bulan Agustus

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
JAGA KEKEBALAN: Siswi SMP PGRI Depok 2 Tengah suntik vaksin difteri tahap kedua di lingkungan sekolah, kemarin.

Mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri, UPT Puskemas Kecamatan Sukmajaya memberikan vaksin kepada 1.000 siswa SMP PGRI Depok II Tengah, Jalan Letnan Hatta Sukirman, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Pemberian vaksin wajib untuk usia 1-19 tahun. Hal itu dilakukan untuk mengebalkan daya tahan tubuh anak yang sangat rentan terhadap penyakit.

“Walau pun bayi sudah disuntik, tapi semakin usianya bertambah efektifitasnya berkurang jadi harus suntik lagi,” kata Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, Sih Mahayanti kepada Radar Depok.

UPT Puskesmas Sukmajaya membawa tiga dokter, satu bidan, satu perawat, dan empat pembantu medis lain untuk melakukan vaksin di SMP PGRI Depok II Tengah.

“Di sini kan siswanya banyak, jadi kami juga harus ekstra membawa pasukannya. Agar semuanya efektif, tidak terbengkalai,” ucap Mahayati.

Mahayati mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya siswa SMP PGRI Depok II Tengah untuk mengikuti suntik vaksin sesuai yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan sebanyak tiga kali vaksin.

“Kalau hanya sekali suntik, otomatis sistem kekebakalan tubuhnya tidak full. Kalau pun tidak terkejar untuk suntik disekolah, dapat menyusul di puskesmas,” imbaunya.

Setelah suntik difteri tahap satu dan dua, rencananya tahap tiga akan kembali dilaksanakan enam bulan mendatang.

“Tahap satu ke dua jaraknya satu bulan, tahap dua ke tiga jaraknya cukup jauh sekitar Agustus pelaksanaannya,” tutur Mahayati.

Di lokasi yang sama, Kepala SMP PGRI Depok 2 Tengah, Sukandi mengatakan, pihak sekolah akan terus mendukung hal-hal yang membawa kebaikan untuk siswa, khususnya kesehatan.

“Siswa perlu kesehatan untuk menunjang proses belajar, kalau mereka sakit semuanya akan terbengkalai. Semoga siswa kami seluruhnya bebas dari penyakit difteri tersebut,” kata Sukandi. (*)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu