Kejagung dan Kejari Galau 

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK MELAKUKAN PENGECEKAN : Petugas sedang memeriksa barang bukti kasus First Travel berupa kendaraan mobil di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok, kemarin.

DEPOK–Hingga tenggat waktu yang ditentukan sidang First Travel belum juga dimulai. Alasannya, Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) dan Kerjaksaan Negeri (Kejari) Depok, masih memeriksa barang bukti (Barbuk) dan surat dakwaan belum rampung untuk,  Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

Koordinator Tim Jaksa Penuntut Umum, Heri Jerman mengatakan, tantangan yang harus dihadapi pihaknya saat membuatkan dakwaan antara lain karena banyaknya barang bukti dalam kasus tersebut.

“Perkara First Travel belum dilimpah ke PN karena kita (red; Tim JPU) masih fokus meneliti item-item barang bukti yang diserahkan dari polisi ke JPU, sekaligus masih menyusun Surat Dakwaan,” kata Heri Jerman saat dikonfirmasi Radar Depok, Rabu (10/1).

Namun, saat dikonfirmasi lebih jauh terkait batas waktu pelimpahan, pria yang menjabat sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI tersebut tidak menanggapinya.

“Insyaallah jika sudah semua sudah oke segera dilimpahkan,” singkat Heri dalam komunikasi via Whatsapp.

Sedangkan saat hendak ditemui di ruangannya, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Sufari sedang tidak bisa diganggu. Namun, Fufari memberikan komentarnya melalui sambungan telepon yang menyatakan kalau First Travel segera dilimpahkan dalam waktu dekat di bulan ini. “Pokoknya bulan ini sudah bisa dilimpah,” singkat Sufari.

Seperti diketahui, berkas perkara kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang berkedok penyelenggaraan travel haji dan umroh First Travel. Sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Bareskrim Mabes Polri. Dan telah dilakukan penyerahan tahap dua ke kejaksaan sejak tanggal 7 Desember 2017.

Namun, hingga saat ini tiga orang tersangka yang ditetapkan polisi yakni, Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, belum juga disidangkan.

Humas PN Kota Depok, Teguh Arifiano mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu limpahan berkas dari Kejaksaan Negeri Kota Depok untuk disidangkan di PN Kota Depok.

“Belum tau ya (Sidang First Travel), hingga saat ini masih menunggu limpahan berkas dari Kejari Kota Depok,” ucap Teguh.

Teguh mengatakan, menurut undang-undang yang berlaku. Waktu pelimpahan berkas diberikan waktu selama 20 hari. Jika lebih dari itu bisa ditambah 30 hari. “Kita tunggu saja kapan kejari dapat menyerahkan berkas kasus First Travel ke PN Kota Depok,” jelas dia.

Dirinya mengatakan, waktu penyerahan berkas dari Kejari ke PN bisa saja lebih dari waktu yang telah ditentukan. Namun, tentunya hal itu jarang terjadi, karena secara otomatis jika waktu melebihi waktu yang telah ditentukan membuat tersangka lepas dari jerat hukum.

“Kalau kelebihan waktu pelimpahan saya rasa jarang terjadi, karena itu membuat tersangka lepas tanpa syarat,” jelas dia.

Diketahui, menurut pasal 25 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), jaksa memiliki waktu 25 hari dan bisa diperpanjang hingga 30 hari untuk melakukan pelimpahan ke Pengadilan, sehingga dalam jangka waktu tersebut pihaknya akan menyiapkan berkasnya.

Diketahui, total secara keseluruhan barang bukti dalam kasus ini berjumlah 807 item baik barang bergerak maupun berupa dokumen, yang antara lain baju dan gaun 774 buah, kwitansi pelunasan 2040 lembar, mobil 11 unit, rumah tinggal 3 unit, apartemen 1 unit, gedung kantor 1 unit, dan uang tunai Rp.1.539.715.000.

Saat ini seluruh barang bukti masih diamankan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok. Sementara para tersangka terancam Pasal 378, 372 KUHP dan Pasal 3 UU RI No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (ade)

You may also read!

Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Depok Jaya 1

970 Siswa SDN Depok Jaya 1 Ikut Rayakan Maulid Nabi

KEAGAMAAN : Ustadzah Lulu Susanti sedang menyampaikan tausiahnya  yang menghibur dalam kegiatan Maulid Nabi Muhamad

Read More...
perayaan natal TK Tirtamarta BPK Penabur Cinere

Keberanian Yusuf di Natal TK Tirtamarta BPK Penabur Cinere

IBADAH : Pendeta Tumpal Tobing sedang mengajak anak, orang tua, dan guru untuk berdoa dalam

Read More...

Ujian Nasional Diganti Sistem Penilaian Berbobot Penalaran

SERIUS : Sejumlah siswa saat mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri

Read More...

Mobile Sliding Menu