Imunisasi Difteri Rambah SDN Bojongsari 1

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADAR DEPOK
KESEHATAN: Salah seorang siswa SDN Bojongsari 1 sedang mendapatkan imunisasi ORI Difteri dari perawat Puskesmas Duren Seribu, Selasa (23/1).

DEPOK – Imunisasi ORI Difteri yang masih dalam tahap I, masih terus digalakkan di kawasan Kecamatan Bojongsari. Kemarin, Petugas Puskesmas Duren Seribu menyambangi SDN Bojongsari 1 dan memberikan suntikan imunisasi untuk mencegah penyakit Difteri yang sekarang ini sedang berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Perawat Puskesmas Duren Seribu, Nurhayati mengatakan, sebelum merambah ke SD, untuk dunia pendidikan pihaknya sudah merambah terlebih dahulu ke SMP dan SMA. Kegiatan imunisasi ORI tersebut, selain ke SDN Bojongsari 1, juga ke SDN  Bojongsari 2.

“Sekarang masih dalam tahap I, bulan Februari tahap II dan Agustus pelaksanaan Tahap III,” ucapnya kepada Radar Depok.

Nur-sapaannya-menuturkan, Difteri adalah penyakit yang berbahaya, biasanya diawali dengan demam tinggi, nyeri tenggorokan atau radang, sehingga menyebabkan orang kurang nafsu makan. Selang tiga hari, leher orang tersebut akan membengkak, dan kalau sudah positif akan ada selaput putih atau Pesedomembran yang bentuknya tidak simetris di tenggorokan.

“Setelah diperiksa ke laboratorium, baru terlihat bakterinya, yakni Mikrobakterium Difteriae. Bakteri ini, tidak mengenal musim dan cuaca, akan tmenyebar kemana saja melalu percikan ludah atau bersin dari orang yang terinfeksi,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Bojongsari 1, Euis Nurhayati menuturkan, total siswa di SD-nya ada 637, tetapi tidak semuanya disuntik, karena ada beberapa siswa yang sdauh disuntik terlebih dahulu di posyandu atau dokter. Pihaknya pun akan mendukung terus segala hal yang memang bisa membawa kebaikan untuk siswa, terutama dalam hal kesehatannya.

“Kesehatan adalah modal untuk segalanya dalam menjalani aktifitas. Siswa perlu kondisi yang sehat untuk bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Semoga saja, tahap II dan III nanti bisa berjalan lancar,” tuturnya. (dic)

You may also read!

Pemkot Depok Gugat Pemagar Kecamatan

DEPOK – Sejak Selasa (10/4) lalu, hingga Jumat (18/5) pemagaran dengan drum beton menuju jalan masuk Kecamatan Limo, masih

Read More...

Cantik yang Tahan Lama

DEPOK – Menghias dinding bisa dilakukan menggunakan cat, atau kertas pelapis dinding yang biasa disebut wallpaper. Wallpaper terbukti lebih

Read More...

Diam-diam Gugat Cerai Suami

DEPOK – Seperti pernikahannya yang digelar diam-diam, pedangdut Wika Salim juga menggugat cerai suaminya Candra Permana secara diam-diam, di

Read More...

Mobile Sliding Menu