Geliat Ahmad Sultoni, Pemuda Pelopor Depok

In Politika

 

Dok. Ahmad Sultoni
MENJELAJAH : Ahmad Sultoni saat pemaparan di Kota Medan, Sumatra Utara.

Bagi sebagian orang Depok, tentu tidak akan mengenal nama Ahmad Sultoni. Tetapi di dunia aktivis lingkungan, pemuda Depok yang tinggal di Jalan Jatijajar no.20 RT03/03 Kelurahan Jati Jajar, Tapos ini cukup dikenal. Bahkan, memikirannya terkait tatakelola sampah dipakai di daerah lain.

LAPORAN: Ricky Juliansyah

 

Beberapa waktu lalu, tenaga ahli dari Jepang, datang ke Depok untuk mensosialisasikan terkait penanganan sampah. Bahkan, Pemkot Depok sampai belajar ke Osagi Jepang untuk menanggulangi permasalahan sampah di kota sejuta belimbing.

Padahal, di kota sendiri yang sumberdaya manusianya potensial ini memiliki pemuda-pemuda tangguh dengan pemikiran inovatif untuk tatakelola sampah di kota satelit DKI Jakarta yang berpenduduk dua juta lebih.

Salah satunya Ahmad Sultoni, warga RT03/03 Kelurahan Jatijajar, Tapos yang menjadi salah satu kandidat Pemuda Pelopor tingkat Jabar pada 2016 ini memiliki pemikiran yang berguna untuk tatakelola sampah.

Ia dipercaya untuk menjadi konsultan dan fasilitator untuk konsep desa hijau dan mandiri di beberapa kabupaten di Indonesia. Konsep ini akan dilaksanakan serentak di 2018, seperti di Kabupaten Muara Enim Sumsel, Kabupaten Meranti Kepulauan Riau, Kabupaten Bangka Belitung, Kabupaten Tangerang, Kota Medan.

“Ini lebih kepada tatakelola sampah. Pilot project salah satu desa di Kabupaten Tangerang dengan kita mulai menerapkan keputusan atas Rakornas Persampahan Nasional akan kami bentuk bersama pemerintah Kabupaten Tangerang,” kata Sultoni.

Untuk Tangerang Banten  pada Februari ini akan pembentukan greenhouse untuk hydroponik yang nanti di urus pemuda desa. Kata dia,  Semua fasilitas sarana dan prasaran sudah dianggarkan di tahun ini dan ia bersyukur lantaran kepercayaan atas konsultas dan fasilitator diberikan kepada timnya.

Timnya sendiri diambil dari unsur akademis, seperti dosen dari Universiatas Jayabaya dan Universitas Indoensia, serta rekan-rekan dari Jakarta. pihaknya akan mengawal dan mendampingi sampai sejauhmana ketegasan dan keseriusan pemerintah mereka agar dapat ditiru kota/kabupaten lainya.

“Sumber dana dari pemerintah pusat, APBD dan dana desa, tidak lupa KNPI turut mendukung atas pendanan dalam program ini. Kami bukan orang hebat tapi kami mampu tuk bekerja sesuai amanah,” ucap Sultoni. (*)

You may also read!

Naik Level

Sewindu. Tahun ini, 15 Juli 2018 Harian Radar Depok alhamdulillah sudah beranjak usia ke delapan. Perjalanan panjang dilalui dari

Read More...

Semarak, Nobar Final Piala Dunia di Rutan Depok

DEPOK – Nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2018 antara Perancis melawan Kroasia, Minggu (15/7) malam, berlangsung semarak di

Read More...

13 Korban Guru Cabul di Depok Direhabilitasi

DEPOK – Komisi Perlindungan Anak Indoneisa (KPAI), terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok. Teranyar, 13 korban guru WA sudah

Read More...

Mobile Sliding Menu