Sri Utami: Atasi Banjir Jangan Pakai Cara Konvensional

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
SERAP ASPIRASI: Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Sri Utami  berfoto dengan tokoh, dan pengurus lingkungan usai menggelar reses di RT06/11 Kelurahan Tugu, Cimanggis.

DEPOK Wilayah Kelurahan Tugu, Cimanggis, khusunya di Perumahan Bukit Cengkeh kerap dilanda banjir, ketika hujan lebat dengan durasi yang lama.

Untuk itu, Anggota DPRD Kota Depok, Sri Utami mengingatkan warga dalam mengatasi banjir tidak hanya dengan cara konvensional.

Hal tersebut disampaikan politikus PKS ini saat melakukan reses di RT06/11 Kelurahan Tugu, Cimanggis. Reses turut dihadiri Kasie Ekbang Kelurahan Tugu, M Salahudin Agus yang mewakili lurah, ketua LPM Kelurahan Tugu, Eddy D Iswanto, Babinsa, babinkamtibmas, lingkungan, Karang Taruna, PKK, Posyandu/bindu, Toga dan tomas, serta Ketua DPC PKS Cimanggis, Heridianto yang baru saja dilantik.

Anggota Komisi C DPRD Kota Depok ini, dalam mengatasi problem banjir, penangannya jangan hanya menggunakan sistem yang konvensional, yaitu membangun drainase.

“Coba atasi juga dengan pembuatan sumur-sumur resapan untuk menampung air dari talang-talang rumah. Karena kitaa butuh air untuk menyambung hidup. Jangan dibuang-buang saat musim hujan seperti sekarang ini,” kata Sri Utami.

Saat reses, aspirasi yang disampaikan kebanyakan masih di sektor infrastruktur, meski ada yang menginginkan pembenahan generasi muda, lantaran adanya tawuran remaja yang akhir-akhir ini terjadi di Jalan RTM Tugu dan Jalan arah Pondok Duta

“Hal yang tidak kalah penting adalah permintaan warga untk melebarkan pertigaan RTM arah Graha Insan Cita, karena terlalu sempit dan perlu dibuat cekungan di kiri kanan jalan. Sebab, jika jam sibuk mengakibatkan kemacetan panjang dari tiga arah,” ujar Sri Utami.

Menurutnya, sudah jadi kewajibannya untuk menampung aspirasi warga. Ia berjanji akan memperjuangkannya dan memohon doa dari warga agar amanah tersebut dapat segera terealisasi di tahun anggaran berikutnya.

Tak lupa, ia meminta maaf terhadap aspirasi yang belum tereealisasi atau terlambat pembangunannya.

“Seperti Jalan Industri Kapal Dalam, yang belum juga dibangun sampai saat ini. Semoga bisa segera terealisasi. Terima kasih kepada seluruh undangan yang menghadiri reses saya,” pungkasnya.

Sementara, Ketua LPM Kelurahan Tugu, Eddy D Iswanto mengatakan, pembangunan fisik di Kelurahan Tugu di tahun ini terlambat dan ada yang perencanannya kurang baik. Sehingga, terpaksa dialihkan ke wilayah lain.

“Kalau dipaksakan akan mengakibatkan masalah lain,” kata Eddy.

Sedangkan,  ketua RW03 Kelurahan Tugu, Nuni Anita Sari mengingatkan rencana taman baca RW03 yang belum terealisasi, sumur resapan dan penertiban PKL di Pal yang sudah sampai SP2.

“Tapi sampai ini tidak kunjung ada kemajuan. Seharusnya ka ada tahapan berikutnya dan agar segera dilakukan eksekusi,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Pokja Sehat Tugu, Slamet Widodo mengharapkan, adanya perhatian terhadap program ‘Satu Rumah 1 Jumantik’. “Ini penting karena terbukti efektif dan mengantarkan Depok meraih anugrah kota sehat wiwerda,” ucap Slamet. (cky)

You may also read!

Cipayung Dapat 9 Wakil

DEPOK– Sebanyak sembilan mata lomba digulirkan dalam Pentas PAI tigkat SD di Kecamatan Cipayung. Total ada 28 SD negeri

Read More...

Terapkan Hafal 3 Juz, Bahasa Arab-Inggris

DEPOK– Mencetak peserta didik yang bertakwa, mandiri, dan berwawasan Iptek, SMP Islam Terpadu (SMPIT) Al Hikmah di Kelurahan Cipayung

Read More...

LLP Cinere Resmi Bergulir

DEPOK– Lomba-lomba Pendidikan (LLP) tingkat Kecamatan Cinere, resmi bergulir kemarin. Perhelatan lomba yang digabung menjadi satu ini diikuti puluhan

Read More...

Mobile Sliding Menu