Serua Langka Gas Bersubsidi

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADARDEPOK
ANTRI: Sejumlah warga sedang mengikuti operasi pasar gas tiga kilogram di halaman Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, kemarin.

DEPOK – Kelangkaan tabung gas bersubsidi di Kota Depok ternyata merambah ke kawasan Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Berdasarkan keterangan dari salah satu warga Kelurahan Serua, Masitoh, kelangkaan gas 3 kilogram (kg) sudah terjadi sejak sepakan lalu. Bahkan, harga jual tabung gas 3 kg di warung, mencapai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu pertabung.

Masitoh mengatakan, dirinya sempat bingung dengan kelangkaan tabung gas 3 kg tersebut, karena dirinya sangat membutuhkan tabung tersebut untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terutama dalam kebutuhan dapur, yakni masak memasak.

“Semoga saja ada penambahakan stok tabung gas 3 kg di Kota Depok, jadi bisa menghindari kelangkaan tabung gas 3 kg di masyarakat, dalam momen apapun,” ucapnya kepada Radar di sela-sela kegiatan Operasi Pasar yang diadakan Hiswana Migas di kawasan Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kamis (7/12).

Dalam kesempatan tersebut, Hiswana Migas melaksanakan operasi pasar di halaman Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Pengawas operasi pasar, Dirman mengatakan, kelangkaan gas yang terjadi di masyarakat beberapa waktu lalu, dikarenakan terhambatnya distribusi gas yang diakibatkan hari libur nasional.

“Operasi pasar yang kami laksanakan sudah kedua kalinya,” ujar Dirman kepada Radar Depok, kemarin.

Dirman menjelaskan, untuk operasi pasar mengatasi kelangkaan gas, pihaknya menyediakan 560 tabung gas 3 kg. Operasi pasar tersebut ditujukan untuk masyarakat ekonomi rendah, karena tabung gas 3 kg mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Dirman mengungkapkan, untuk meratakan pendistribusian warga hanya dapat membeli gas 3 kg sebanyak dua tabung dengan menyertakan KTP untuk pendataan. Gas 3 kg dijual dengan harga normal, yakni Rp16ribu pertabung.

“Kami tidak akan memberikan kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi,” terang Dirman. (dic)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu