PPP Masih ‘Wait and See’

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
TERJUN LANGSUNG : Anggota Fraksi PPP DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah saat menampung aspirasi warga dalam resesnya di Kampung Lio RT03/08 Kelurahan Boponter, Cipayung, Selasa (5/12).

DEPOK – DPC PPP masih menunggu dan melihat calon untuk diusung Salam Pilgub Jabar 2018 yang benar-benar satu visi dan seperjuangan dengan PPP guns membangun Jabar menjadi lebih baik.

Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu dan melihat yang bisa benar-benar seperjuangan dengan PPP.

“Saat ini kami masih wait and see. Jangan sampai kita salah pilih orang juga. Itu sih kalau soal Pilgub, saya belum bisa berbicara terlalu banyak,” ucap Qonita disela-sela resesnya di Kampung Lio, RT03/08 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Selasa (5/12).

Pihaknya, sambung dia, masih menunggu keputus dan saat reses serta turun ke masyarakat, PPP menyerap masukan untuk mengetahui masyarakat menginginkan sosok pemimpin yang seperti apa Dan bagaimana.

“Kita turus turun ke masyarakat serta tokoh masyarakat, Para ustad dan kyai menyerap masukan bahwa mereka menginginkan sosok pemimpin Jabar yang seperti apa,. Semoga bisa sejalan dengan visi dan seperjuangan dengan PPP,” terangnya.

Dari beberapa masukan yang di dengar, kata Qonita, mereka mengharapkan pemimpin itu bisa menjadi uswatun hasanah bagi masyarakat. Uswatun hasanah sendiri Arriba mencakup semua pemimpin yang baik, mulai dari sikap dan prilaku yang bisa menjadi teladan bagi masyarakatnya.

“Kalau sikap Dan prilakunya sudah baik kan Insya Allah amanah yang diberikan akan baik dan seorang pemimpin siapapun itu, apalagi seorang gubernur harus bisa mengayomi seluruh masyarakat dan golongan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat mengharapkan pemimpin yang berpengalaman serta cinta akan lingkungan. Sehingga, dalam menjalankan roda pemerintahan dan membuat kebijakan tidak mengorbankan lingkungan.

” Malahan sebaliknya, harus membuat kebijakan yang bermanfaat untuk lingkungan, pro terhadap rakyat kecil dan tidak mementingkan suatu golongan,” ucap Qonita.

Ia berharap pemimpin yang dipilih masyarakat Jabar pun sesuai dengan kriteria yang sejalan dengan visi dan misi PPP.

“Saya berharap pemimpin Jabar kedepan dapat pro rakyat kecil dan membangun Jabar menjadi semakin baik tanpa mengorbankan rakyat kecil dan lingkungan,” harp Qonita.

Terpisah, Wakil Ketua DPC Bidang OKK, Mazhab HM mengungkapkan, secara psikologis, kader PPP Kota Depok dalam Pilgub Jabar cenderung menjatuhkan pilihannya ke Deddy Mizwar.

“Namun, secara institusi kepartaian, kita diikat oleh aturan partai. Maka, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kami harus mengikuti ketetapan partai,” kata Mazhab.

Kendati demikian, sambung dewan yang hobi olahraga pingpong ini mengatakan, pihaknya tidakbisa memaksa para kader yang akan menjatuhkan pilihannya ke Demiz. Karena, buat PPP Kota Depok targetnya adalah pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada 2019. Sehingga, pihaknya tidak ingin konsentrasi dan kader partai terpecah belah, demi proses Pilgub.

“Tentu kami tidak akan memaksakan kehendak aspirasi para kader PPP, Khususnya di Kota Depok. Untuk itu, DPC PPP Kota Depok akan memantau situasi di lapangan, Biarkan Pilgub berproses secara alami tanpa tekanan,” tandasnya. (cky)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu