Penderita DBD 2017 Terjun Bebas

In Metropolis

DEPOK-Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) selama Januari hingga kemarin, menurun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok, sepanjang 2017 penderita penyakit mematikan tersebut  sebanyak 450 jiwa. Data tersebut jelas turun drastis jika dibandingkan di 2016  yang mencapai 2.834 penderita.

“Turun drastis dibandingkan tahun lalu. Artinya warga Depok sudah mulai sadar akan kebersihan,” kata Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes, Yuliandi, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Kasus DBD yang disebabkan virus nyamuk Aedes Aegepty ini, selama 2017 paling banyak kasus DBD di wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Pancoranmas. “Paling banyak di Kecamatan Sukmajaya 118 kasus, Pancoranmas 95 kasus,” sebut dia.

Sedangkan wilayah kecamatan yang rendah kasus DBD, berada di Kecamatan Cinere-Limo sebanyak 15 kasus. Ia menambahkan, kasus DBD di 2017 selama ini yang menurun karena ada beberapa faktor. Faktor ini sebut dia, karena cuaca, penyuluhan yang gencar dari tiap puskesmas tentang bahaya dan pencegahan penyakit DBD, prilaku masyarakat sudah mulai melalui gerakan masyarakat hidup sehat dengan membersihkan,menguras, dan mengubur.

“Lalu memusnahkan dengan larvasidasi dan memilihara ikan pemakan jentik nyamuk,” tuturnya.

Lalu masyarakat sudah bergerak dengan gerakan pemberantas sarang nyamuk, dan respon cepat apabila ada kasus DBD, dengan penyelidikan epidemiologi dan foging fokus. “Lalu untuk penanganan kasus yang cepat dari puskesmas dan rumah sakit,” tutupnya. (irw) 

You may also read!

Cipayung Dapat 9 Wakil

DEPOK– Sebanyak sembilan mata lomba digulirkan dalam Pentas PAI tigkat SD di Kecamatan Cipayung. Total ada 28 SD negeri

Read More...

Terapkan Hafal 3 Juz, Bahasa Arab-Inggris

DEPOK– Mencetak peserta didik yang bertakwa, mandiri, dan berwawasan Iptek, SMP Islam Terpadu (SMPIT) Al Hikmah di Kelurahan Cipayung

Read More...

LLP Cinere Resmi Bergulir

DEPOK– Lomba-lomba Pendidikan (LLP) tingkat Kecamatan Cinere, resmi bergulir kemarin. Perhelatan lomba yang digabung menjadi satu ini diikuti puluhan

Read More...

Mobile Sliding Menu