Pasir Putih Diserang Unggas Mati

In Metropolis
DICKY/RADARDEPOK
MATI MENDADAK : Petugas Kesehatan Hewan Kota Depok, tengah melaksanakan pemeriksaan kepada hewan ternak yang mati RT03/10, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kemarin.

DEPOK – Belum lama terjadi hewan ternak mati mendadak diwilayah Kecamatan Limo. Kini peristiwa tersebut juga melanda Kelurahan Pasir Putih, Sawangan. Kemarin, sebanyak 35 hewan unggas mati mendadak.

Warga RW10, Wijaya mengatakan, dilingkungan RW10 ada puluhan hewan unggas yang mati secara mendadak milik Supardi warga RT03/10. Dia tidak mengetahui secara pasti kenapa hewan yang diperlihara tersebut mengalami kematian secara mendadak.

“Saya tidak tahu pasti matinya karena apa, namun jumlahnya ada puluhan,” ujar Wijaya kepada Radar Depok, kemarin.

Wijaya menjelaskan, peristiwa matinya hewan unggas telah dilakukan pemeriksaan di kandang dari perwakilan Pemerintah Kota Depok. Namun, dia bersama dengan warga lainnya tidak mengetahui secara pasti penyebab kematian tersebut, dan hewan yang mati telah dikubur.

Sementara itu, Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Depok, Dede Zuraida menjelaskan, ada 35 hewan unggas yang mati di wilayah Kelurahan Pasir Putih, diantaranya, delapan ekor ayam bangkok, 21 ekor ayam kampung enam ekor bebek.

“Kami telah mendatangi dan mengambil sampel darah unggas yang mati,” terang Dede.

Dede mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara kematian hewan unggas milik Supardi berawal dari burung Dara yang mati diatas kandang hewan ternak Supardi. Selang dua hari kemudian, secara berjenjang hewan unggas milik Supardi mengalami kematian yang cukup banyak.

Dede menuturkan, telah melaksanakan penangan sementara dengan memisahkan hewan yang sakit dengan hewan yang mati untuk di kubur. Dia telah meminta kepada pemilik hewan ternak untuk tidak memasukan hewan baru, mengeluarkan atau menjual hewan. Selain itu, pemilik hewan diminta untuk menggunakan perlengkapan perlindungan diri dan menyediakan sepatu khusus untuk didalam kandang. Peralatan maupun perlengakapan yang sudah digunakan untuk dibersihkan secara benar. “Sampel sudah kami kirim ke laboratorium untuk dilaksanakan pemeriksaan,” tutup Dede. (dic)

You may also read!

Disdukcapil Kota Depok Bakar 30 Ribu Blangko e-KTP Rusak

DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memusnahkan 30 ribu blangko Elektronik KTP di Balaikota Depok,

Read More...

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Disdagin Depok Operasi Pasar

DEPOK – Mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI)

Read More...

NU Depok Serukan Perkuat Kebinekaan

DEPOK – Plt Ketua PC NU Kota Depok, Ahmad Solechan menyerukan ajakan untuk memperkuat kebinnekaan dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Read More...

Mobile Sliding Menu