FAO ECTAD Bina Pedagang-Pengelola Pasar Sukatani

In Metropolis
IRWAN/RADAR DEPOK
SIMBOLIS : Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS) Elly Farida, secara resmi menerima bantuan dari Kementerian Pertanian RI bersama FAO ECTAD Indonesia, berupa alat high pressure cleaner dan satu paket alat pelindung diri, kemarin.

DEPOK-Pasar Sukatani kedepannya bakal setara dengan pasar moderen. Terbaru, selama dua hari (9-10 Oktober) pasar di Kelurahan Sukatani, Tapos ini membina serta melatih pedagang dan pengelola pasar terkait tiga konsep besar bersama, FAO ECTAD Indonesia.

“Kegiatan ini kami menggandeng FAO ECTAD Indonesia yang merupakan mitra kerja dari Kementrian Pertanian RI,” kata Kasubag TU UPT Pasar Sukatani Nadelia, kepada Radar Depok, kemarin.

Ia mengatakan, Pasar Sukatani ini merupakan satu-satunya Pasar Rakyat di Jawa Barat, yang sudah berStandar Nasional Indonesia (SNI) dengan melakukan sebuah terobosan atau inovasi. “Inovasi yang dilakukan adalah dengan menggandeng  mitra kerja dari Kementerian Pertanian RI, yakni FAO ECTAD,” terangnya.

Nadelia mengatakan, pembinaan ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai tiga konsep besar. Antara lain, keamanan pangan (Food Safety), biosekuriti serta sanitasi dan higienitas yang ada di pasar.

Tidak hanya itu, di acara tersebut Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan ikut serta dalam proses kegiatan dan inovasi Pasar Sukatani. “Pasar Sukatani semakin setara dengan pasar moderen,” ujar perempuan yang tengah menjalani pendidikan Diklat PIM IV, di BKPSDM Jawa Barat ini. “Di penutup acara secara simbolis kami diberikan berupa alat high pressure cleaner dan satu paket alat pelindung diri dari FAO ECTAD bersama  Kementerian Pertanian RI,” ujar Nadel.

Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS) Elly Farida berharap, kegaitan ini bisa bermanfaat, untuk meningkatkan kepasitas pengelola dan pedagang kegiatan ini. Juga ikut mendukung terwujudnya Depok sebagai Smart Healthy City.

“Kami juga dapat satu paket buku Pedoman Pasar Sehat menurut permenkes 519 tahun 2008,” tandas Bunda Elly -disapaannya-.(irw)

You may also read!

Dorong Raperda LGBT

DEPOK – Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Depok mendukung pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender

Read More...

Mural Obat Jenuh Macet Juanda Depok

DEPOK – Dengan diadakannya perhelatan Depok Mural Competition (DMC) yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kota

Read More...

Ikadi Depok Bekali Kader DKM di UI

DEPOK – Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Depok menggelar pelatihan khatib Jumat untuk membekali 102 kader Dewan Kemakmuran Masjid

Read More...

Mobile Sliding Menu