Regulasi Uji Coba SSA Perlu Dikaji Ulang

In Ruang Publik

Oleh: Sephy Lavianto, SE, MM*)

Sudah beberapa pekan Pemkot Depok menerapkan kebijakan Uji Coba Sistem Satu Arah (SSA) di jalan protokol yang ada di Kota Depok. Yaitu Jalan Raya Nusantara, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Raya Arif Rahman Hakim. Lantas apa hasil dari uji coba SSA tersebut?

Melihat perkembangan SSA di lapangan, berdasarkan dari banyaknya keluhan yang masuk ke kami mengenai uji coba ini, maka ada yang kami pertanyakan dari awal. Apakah uji coba SSA sudah disosialisasikan atau diberitahukan kepada warga tentang kegunaan dari SSA ini. Bahkan, warga tidak tahu sampai kapan uji coba ini diterapkan.

Saat ini di page kami, admin kami berusaha mengontak admin walikota dan wakilnya, supaya hadir sebagai bagian dari wakil pemkot, dan nyatanya tidak ada tanggapan sama sekali. Sehingga salah satu post dipage kami sudah dishare lebih dari 500, dengan mayoritas komennya berisi keberatan. Dan ini yang kami sayangkan mengapa pihak pemkot tutup mata atas hal ini.

Yang perlu diperhatikan, mulai dari Jalan Raya Arif Rahman Hakim, Nusantara, dan Dewi Sartika adalah kawasan bisnis. Dan kami sejak awal menganalisa, ada pusat perbelanjaan baru yang ada di Dewi Sartika maka muncullah uji coba SSA. Khusus Dewi Sartika dan sekarang melebar ke Arif Rahman Hakim, Kota Depok jelas mengalmi over capacity jumlah kendaraan yang tidak diimbangi dengan penambahan ruas jalan alternatif.

Pusat perekonomian yang seharusnya difasilitasi dengan perbaikan infrastruktur yang kondusif. Hal ini justru ditengarai sebagai kebijakan tanpa menganalisa efek yang ditimbulkan di masyarakat.

Selain SSA, solusi lain yang patut diterapkan dalam mengurai kemacetan di jalur tersebut adalah integrasi angkutan umum, tempat parkir yang layak hingga underpass dan penataan fasilitas yang layak untuk angkutan umum. Mulai dari penampilan pengemudi angkutan umum, kelayakan kendaraannya hingga tertib berlalulintas mereka. Tidak mudah, tetapi bisa dilakukan asal benar dalam pelaksanaannya.

Hal-hal itu di atas yang belum dilakukan pemkot, karena di lapangan masih didapati angkutan umum masih belum membuat warga antusias menggunakannya. Maka dari itu, saya menilai regulasi kebijakan uji coba SSA ini sudah selayaknya dikaji ulang. Dan jika memang ada kajiannya mari kita bahas bersama antara warga dan pemkot Depok. (*)

*)Dosen, Pengamat Politik, Penulis, Media Social Enthusiast, dan Ketua Forum Komunikasi Peduli Depok

You may also read!

Setengah Bulan Tanpa Ilmu, Disdik Depok: Aspirasi Akan Disampaikan ke Pusat

DEPOK – Jika ini benar, anak didik di Kota Depok akan ketinggalan pelajaran. Kemarin, puluhan guru honorer, yang tergabung

Read More...

Pasar Kemirimuka Depok Tidak Bisa Diesekusi

DEPOK – PT Petamburan Jaya Raya (PJR) semakin terpojok saja. Kemarin, dalam sidang lanjutan Derden Verzet, sengketa lahan Pedagang

Read More...

Sebulan TMMD Garap Cipayung, Kota Depok

DEPOK – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 pada Tahun 2018 resmi dibuka, di Lapangan Serong, Kecamatan

Read More...

Mobile Sliding Menu