Pradi: Bentuk Karakter Bangsa Sejak Usia Dini

In Politika
IKUT HADIR : Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat menghadiri Wisuda Murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Perpustakaan Umum Balaikota Depok. Foto: Irwan /Radar Depok

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, hadir dalam wisuda murid Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Perpustakaan Balaikota Depok, akhir pekan lalu.

Laporan: Muhammad Irwan Supriyadi /Radar Depok

Pradi mengatakan bahwa karakter anak wajib dibentuk sejak dini. Ini berguna untuk terciptanya karakter bangsa yang unggul, bermartabat, dan beriman. Di usia dini prasekolah adalah momentum yang sangat penting dalam usia istimewa (golden age).

“Dalam membentuk karakter bangsa harus dimulai sejak usia dini. Sehingga di usia produktif nanti, anak-anak Indonesia mempunyai karakter yang positif. Diantaranya, beradab, bermartabat, beriman, cinta negara, dan mengamalkan Pancasila,” ujar Pradi.

Bagi Pradi, semua pihak, pemerintah dan masyarakat, wajib memperhatikan pentingnya lembaga pendidikan di tingkat Paud. Sejak 1 sampai 6 tahun, prasekolah dasar.

Ihwal giat wisuda, Pradi datang sebagai tamu undangan. Ia merasa sangat senang. Terlihat dari raut wajahnya. Dia mengatakan, hadir acara wisuda Paud dan memberikan perhatian dan berterima kasih kepada para pegiat Paud.

Kepengurusan Paud, yang di antaranya kelompok bermain (KB), Taman Kanak (TK), Riyadul Anfal (RA) dan taman penitipan anak (TPA), umumnya dikelola secara mandiri oleh keterpanggilan jiwa pegiat pendidikan. Jadi tak luput, masih ada yang dikelola dengan sarana minimalis.

“Pemkot Depok harus dan berkewajiban untuk memperhatikan semaksimal mungkin lembaga pendidikan Paud. Lembaga Paud harus dibina dan dibimbing dan dipermudah dalam melakukan kegiatan kependidikannya,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini.

Pada acara wisuda itu, dihadiri empat lembaga Paud, antara lain, KB Bunga Cendikia, Sedap Malam, Harmoni, Anggrek di Sukmajaya. Ada 40 murid yang lulus pendidikan di tahun ajaran 2016/2017.

Para murid ini sudah siap untuk melanjutkan pendidikan ke SD. Mareka sudah dibekali dengan kemampuan karakter berteman, berbagi dan bersosilisasi.

Selain itu, lulusan Paud sudah mempunyai kemampuan membaca dan berhitung dasar. Sehingga pendidik di SD, akan lebih mudah dalam proses belajar-mengajar. Hal itu diakatakan oleh Ketua Panitia Wisuda, Sri Saptarini Wulandari, yang juga Kepala Paud KB Bunga Cendikia.

“Ada empat Paud yang melakukan wisuda murid bersama. Berjumlah 40 anak. Mengapa bersama dan hanya empat Paud ? Supaya lebih ringan dari sisi pembiayaan. Karena ini mandiri dari orangtua. Dan dari segi jumlah, membuat kegiatan anak-anak harus cepat dan cerdas. Semua anak harus mendapat kesempatan untuk tampil mempertunjukkan kepandaiannya,” ujarnya.

Dalam acara wisuda ini, sambung dia, murid lulusan Paud menampilkan kebolehan dalam membaca, berdeklamasi, dan berkesenian. Seperti, tari piring dan jaranan dari Paud KB Bunga Cendekia, musikal angklung dan medley dari Sedap Malam, operet budaya dunia dari Harmoni, dan tari pinguin dari Anggrek. (*)

You may also read!

Relawan Mujahidin Ajak Warga Tabayun

RADARDEPOK.COM, TASIKMALAYA- Banyaknya berita yang simpang siur dan berita hoax yang membakar suhu politik menjelang pengumuman hasil Pemilu 22

Read More...

Harga Tiket Bus Gila-gilaan

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pemudik Depok tahun ini pasti bakal kebingungan pulang kampung halaman naik transportasi apa. Selain tiket pesawat yang sudah

Read More...

Pembalap Depok Jatuh Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap Indonesia asal Kota Depok Dimas Ekky Pratama gagal finis pada balapan Moto2 Prancis 2019 di Sirkuit Le

Read More...

Mobile Sliding Menu