Ketat, Selektif dan Mudah Pelayanan di DPMPTSP

In Metropolis

 

FORUM : Suana pelaksanaan forum OPD DPMPTSP di hotel Bumi Wiyata, dalam pemberian informasi proses perizinan satu pintu, kemarin. Foto: Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pemerintah Kota Depok tengah berbenah diri dalam proses pelayanan perizinan, sesuai SOTK baru. Di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), nantinya semua izin akan diurus dan lebih mudah. Sedangkan sepanjang 2016 DPMPTSP telah memproses 17.775 perizinan.

Kepala DPMPTSP, Yulistiani Mochtar mengatakan, dengan adanya pelayanan satu pintu memberikan kemudahan kepada pengembang maupun masyarakat dalam mengurus perizinan. Hal itu sesuai dengan arahan yang diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Focus Group Discussion (FGD), guna proses pendaftaran melalui loket.

“Kami terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pada 2016 kami melayani 17.775 perizinan,” ujar Yulis kepada Radar Depok dalam Forum OPD DPMPTSP di Hotel Bumi Wiyata (BW), kemarin.

Yulis menjelaskan, 17.775 perizinan proses perizinan yang ditangani diantaranya, 34 IUTM, 2IUPP, 1 perikanan, 20 IMTA, 2 ISS, 156 IPAUD, 8 TDG, 17 IPTLSB3, 2.506 IPR, 956 HO, 7.185 IMB, 1.509 IUP, 70 Industri, 257 IUJK, 194 Izin Usaha Pariwisata, 128 IPKS, 3.162 IPREK, 17 Izin Prinsip, 823 Izin Spanduk dan Baligo, 13 Izin Parkir, 6 Izin Lokasi, 688 Siteplan, dan 21 Air Limbah.

Yulis mengungkapkan, masih ada beberapa rekomendasi perizinan masih memerlukan koordinasi dengan beberapa OPD. Seperti, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait peil banjir, Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan terkait proteksi kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terkait Amdal, dan Dinas Perhubungan terkait rekomendasi lalu lintas.

“Mekanismenya pengembang tetap melakukan perizinan di loket, setelah itu kami yang melanjutkan kedinas teknisnya,” terang Yulis.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Herman Hidayat menuturkan, Depok semakin berkembang menjadi sebuah kota metropolitan, sehingga banyak investor yang ingin menanamkan modal. Hal itu menjadi sebuah kemajuan sehingga pembangunan Kota Depok menjadi modern.

Dia meminta, izin yang dikeluarkan DPMPTSP dapat lebih slektif dalam memberikan izin sehingga tidak menimbulkan masalah seperti dsmpak lingkungan dan kemacetan lalu lintas.

“Kemajuan Kota Depok menjadi tantangan DPMPTSP guna lebih ketat dan selektif dalam memberikan izin, namun tetap memberikan kemudahan dalam pelayanan,” kata Herman.(dic)

You may also read!

603 Siswa SMK Numpang UNBK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Seluruh siswa kelas XII SMK Negeri dan Swasta di Indonesia menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis (25-28/3).

Read More...

BTFA Tembus 16 Besar Piala RK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beji Timur Football Academy (BTFA) kembali membuktikan eksistensinya di kancah pembinaan pesepak bola usia dini Jawa

Read More...

Usai Fisik Kini Latihan Teknik

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu demi satu periodisasi program latihan dilalui tim pencak silat pelajar Kota Depok, demi hasil terbaik

Read More...

Mobile Sliding Menu