Beji Cari Gupres dan Kepres

In Satelit Depok

 

 

SELEKSI: Pengawas Kecamatan Beji, Yayat Juhayat sedang mewawancarai salah satu kepala sekolah yang ikut kepres tingkat Kecamatan Beji, kemarin. Foto: Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Bertempat di SDN Beji Timur 2, digelar lomba guru berprestasi (gupres) dan kepala sekolah berprestasi (kepres) tingkat Kecamatan Beji. Dimana, gupres dan kepres yang menjadi juara pertama, akan menjadi wakil Kecamatan Beji, untuk berkompetisi di ajang serupa di tingkat Kota Depok.

Ketua Panitia Gupres dan Kepres, Suparno mengatakan, total ada 12 guru dan delapan kepala sekolah (kepsek) yang ikut ajang tersebut. Untuk gupres, mereka adalah pewakilan dari tiap gugus di Kecamatan Beji. Dimana, kecamatan beji ada empat gugus, dan tiap gugusnya mengirimkan tiga guru untuk menjadi peserta gupres.

“Kalau untuk kepsek, tidak mewakili gugus, tetapi mereka yang sesuai dengan persyaratan untuk menjadi peserta kepres,” ucapnya kepada Radar Depok.

Suparno menuturkan, syarat untuk menjadi peserta gupres, yakni sudah berpendidikan Sarjana, sudah bersertifikat pendidik atau sudah bersertifikasi dan memiliki masa kerja minimal delapan tahun. Sedankan, untuk kepsek yang menjadi peserta kepres sama, tetapi untuk masa kerjanya, minimal tiga tahun di unit kerja yang sama.

“Ini sesuai dengan persyaratan dari lomba yang sama di tingkat kota, provinsi dan nasional. Jadi, jangan sampai juara di kecamatan, tetapi nantinya pas di tingkat kota, terganjal hanya karena tidak memenuhi persyaratan,” katanya.

Suparno menuturkan, untuk guru ada tes tertulis dan juga wawancara tentang kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial. Sedangkan, untuk kepres tidak ada tes tertulis, tetapi langsung wawancara kompetensi manajerial, kepribadian, supervisi dan kewirausahaan.

“Yang menjadi peserta adalah guru dan kepsek yang berasal dari SD negeri dan swasta yang ada di kawasan Kecamatan Beji,” terangnya. (peb)

You may also read!

Demokrat Depok Tolak KLB

RADARDEPOK.COM, DEPOK – DPC Partai Demokrat Kota Depok menolak keras rencana Kongkres Luas Biasa (KLB) yang diusulkan sejumlah pendiri

Read More...

Sebar Hoaks, Pria di Bojongsari Diringkus

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Diduga telah menyebarkan hoaks tentang ‘kasus Kivlan Zen direkayasa aparat’, seorang pria warga Bojongsari berinisial YM

Read More...

Miliki Ragam Barang Kuno, Simpan Borgol Zaman Belanda

RADARDEPOK.COM – Beragam barang kuno dan tergolong langka masih dimiliki H Rosidi yang tersimpan di rumahnya di Kelurahan Duren

Read More...

Mobile Sliding Menu